Breaking News
Memuat breaking news...

Perempuan Pilih Caleg Perempuan Dan Jumlah Pemilih Di Madina

Redaksi
Redaksi
Senin, 4 Desember 2023 - 9.41 AM WIB
Perempuan Pilih Caleg Perempuan Dan Jumlah Pemilih Di Madina
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SAAT banyak persoalan perempuan tidak bisa dipecahkan laki-laki, untuk itu, perlu keterwakilan lebih banyak perempuan di parlemen guna menyuarakan hak-hak perempuan.

"Politik itu mengatur segala sendi kehidupan, termasuk harga bawang dan cabai di pasar," ujar anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal Zubaidah Nasution, Minggu (3/12) malam.

Dia merupakan satu dari enam wakil rakyat perempuan di kabupaten ini. Sejak awal dia memang bertekad menyuarakan hak-hak perempuan, mulai dari pendidikan, perlindungan dari kekerasan, dan kesempatan untuk bekerja.

Itu pula yang mendorong lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta melahirkan jargon Perempuan Pilih Perempuan menghadapi Pileg 2024. 

Tagline itu, kata Zubaidah, bukan bentuk politik gender, tapi sebuah ajakan dan edukasi bagi kaum perempuan untuk tidak hanyut di tengah arus politik pragmatis yang sedang gencar-gencarnya saat ini.

Pemilih Perempuan Lebih Banyak

Ternyata, jumlah pemilih perempuan di Mandailing Natal lebih banyak ketimbang pemilih laki-laki.

"Jumlah pemilih di Madina 334.883, laki-laki 165.269, sedangkan jumlah pemilih perempuan 169.614," ujar Ketua KPUD Madina Muhammad Ikshan kepada Waspada.id, kemarin

Berdasarkan penetapan rekapitulasi daftar tetap Kab. Madina berdasarkan Keputusan KPU Kab. Madina Nomor 609 tahun 2023, dari 23 kecamatan di Madina, jumlah pemilih tertinggi di Panyabungan 67.157.

Kemudian, jumlah pemilih di Siabu 36.357, Natal 23.305, Kotanopan 20.063, Linggabayu 18.411, Batangnatal 17.901, Panyabungan Utara 15.866, Batahan 15.222, Muara Batang Gadis 15.045, Sinunukan 14.723, Panyabungan Timur 9.895.

Sedangkan Rantobaek 9.895, Lembah Sorik Marapi 9.839, Muarasipongi 8.808, Bukit Malintang 8.490, Tambangan 8.166, Panyabungan Barat 7.537, Panyabungan Selatan 7.321, Puncak Sorik Marapi 6.719, Hutabargot 5.951, Ulupungkut 3.537, Nagajuang 3.454, Pakantan 1.765.

“Saya ingin mendorong perempuan berani mengambil keputusan untuk pilihan politiknya. Tidak hanya karena desakan atau tuntutan suami, tapi melalui pemikiran panjang sehingga dia yakin orang yang dipilihnya benar-benar bisa mewakili suara dan haknya sebagai perempuan,” kata Zubaidah Nasution saat wawancara beberapa hari lalu. WASPADA.id/Irham H. Nasution

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement