Breaking News
Memuat breaking news...

Pergunu: Program Implementasi Kurikulum Merdeka Harus Lebih Masif

Redaksi
Redaksi
Kamis, 3 Agustus 2023 - 1.20 PM WIB
Pergunu: Program Implementasi Kurikulum Merdeka Harus Lebih Masif
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) mendukung program strategis nasional dalam bidang pendidikan, utamanya dalam pengembangan Kurikulum merdeka. Komitmen ini sejalan dengan program kerja pergunu.

"Kurikulum merdeka sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan kita disaat ini, prinsip merdeka belajar memang sejatinya adalah karakter pendidikan kita sejak dahulu kala, bahkan sudah sejalan dengan konsep pendidikan pesantren ala Nahldatul Ulama. Selama ini sesungguhnya sudah kita terapkan, cuma banyak yang belum menyadarinya," ujar Ketua Pokja IKM Pergunu, HM Faojin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/8/2023)."

Dalam bidang peningkatan kompetensi guru, pergunu secara mandiri menjadi penggerak kurikulum merdeka yang dicetuskan oleh pemerintah yakni kemendikbud ristekdikti dan Kementerian Agama. Di tingkat nasional pergunu telah melaksanakan setidaknya 8 seri workshop Implementasi Kurikulum Merdeka dengan beragam tematik yang secara stimulan menjawab kebutuhan guru dalam mengejawantahkan kurikulum merdeka disetiap pembelajaran.

Pada tingkatan daerah, pergunu juga telah melaksanakan workshop implementasi kurikulum merdeka, diantaranya oleh PC Pergunu Kabupaten Kudus, Magelang dan Cirebon.

Dampak dari kurikulum merdeka menurut HM Faojin yang juga sebagai salah satu Ketua Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama, adalah memberikan keluasan para guru dalam memberikan layanan kepada anak didik sesuai dengan ciri khas peserta didik yang disesuaikan dengan sumber daya lingkungan sekolah/madrasah.

"Sekaligus para guru tidak sebatas menyelesaikan kurikulum namun berekspresi secara elegan dalam mengembangkan kompetensi siswa," imbuhnya."

Dalam Implementasinya, Kurikulum Merdeka memang butuh waktu dan proses yang tak mudah. Sebab belum semua insan pendidikan mendapatkan kesempatan yang sama dalam memperoleh informasi atau pengetahuan tentang bagaimana implementasinya.

"Maka, Pergunu secara mandiri berinisiatif memaksimalkan perannya sebagai organisasi guru untuk meningkatkan kompetensi guru-guru NU," tandasnya.(J02)"
Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement