Breaking News
Memuat breaking news...

Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan, PLN UID Sumut Resmikan DCC Di Nias

Redaksi
Redaksi
Jumat, 8 September 2023 - 4.56 PM WIB
Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan, PLN UID Sumut Resmikan DCC Di Nias
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

NIAS (Waspada): PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus melakukan penguatan sistem kelistrikan dengan meresmikan ruang Distribution Control Center (DCC) di Kepulauan Nias, Sumatera Utara.

Peresmian ruang DCC di Kepulauan Nias secara simbolis dilakukan dengan potong pita oleh Executive Vice President Operasi Distribusi Sumatera Kalimantan PT PLN (Persero) Kantor Pusat, Agung Nugraha didampingi staff ahli direksi PT PLN (Persero) Kantor Pusat, Bambang Yusuf, Vice President Pengendalian Distribusi Sumatera dan Kalimantan PT PLN (Persero) Kantor Pusat, Taufik Hidayat, Senior Manager Distribusi PLN UID Sumatera Utara, Khairul Lingga, Manager Unit Pelaksana Pengatur Distribusi Sumatera Utara (UP2D), Fahmy Albar dan Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nias, Ramses Hutajulu beserta rombongan di kantor PLN UP3 Nias, Kota Gunung Sitoli, Kamis (7/9).

Executive Vice President Operasi Distribusi Sumatera Kalimantan PT PLN (Persero) Kantor Pusat, Agung Nugraha mengatakan, Kepulauan Nias memiliki potensi pariwisata. Kepulauan Nias akan menjadi tuan rumah kejuaraan World Surf League Nias Pro 2023 yang akan diselenggarakan pada tanggal 11 hingga 17 September 2023. Hal ini menjadi tantangan buat PLN untuk menjaga pasokan kelistrikan dalam keadaan aman dan handal.

“World Surf League Nias Pro 2023 merupakan event internasional telah berlangsung sejak tahun 2019 lalu. Tentunya, dengan pertumbuhan yang sangat pesat dan banyaknya potensi menjadi tantangan buat PLN dalam memberikan pelayanan terbaik. Distribution Control Center merupakan salah satu upaya PLN dalam memberikan layanan melalui otomatisasi dan digitalisasi dalam sistem Kepulauan Nias,” ujar Agung.

Di tempat terpisah General Manager PLN UID Sumatera Utara, Awaluddin Hafid mengatakan, pengoperasian DCC di Kepulauan Nias dilakukan untuk meningkatkan pasokan listrik agar dapat memberikan pelayanan terbaik melalui teknologi layanan berbasis digital.

“Distribution Control Center memiliki peranan penting untuk keberlangsungan pasokan listrik kepada pelanggan. Langkah ini juga merupakan komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik di Kepulauan Nias. Melalui sistem digitalisasi ini dapat mempercepat penanganan hingga pemulihan gangguan sehingga PLN dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Awaluddin.

Ruang Distribution Control Center berfungsi untuk mengatur system kelistrikan 20 kV yang ada di Kepulauan Nias. Memonitor kondisi tegangan dan beban seluruh penyulang 20 kV secara realtime serta mempercepat pemulihan gangguan.

Awaluddin juga menceritakan kondisi sebelum adanya Distribution Control Center di Kepulauan Nias. Monitoring sistem kelistrikan di Kepulauan Nias masih mengandalkan komunikasi antara Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) dengan Gardu Induk (GI). Kecepatan pemulihan gangguan penyulang, petugas PLN membutuhkan waktu 60 menit untuk sampai di titik manuver jaringan.

Kini dengan adanya Distribution Control Center monitoring sistem kelistrikan dapat dipantau secara digital dari ruang DCC. Kecepatan pemulihan gangguan penyulang, petugas PLN hanya membutuhkan waktu 5 menit untuk melakukan manuver melalui Distribution Control Center.

“Diharapkan melalui DCC ini dapat memperbaiki kecepatan dan akurasi sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” tutur Awaluddin. (m31)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement