Perkuat Kemandirian Perempuan Pesisir Belawan, FIS Unimed- BBPVP Medan Gelar Pelatihan Digital Marketing Dan Kesadaran GenderPerkuat Kemandirian Perempuan Pesisir Belawan, FIS Unimed- BBPVP Medan Gelar Pelatihan Digital Marketing Dan Kesadaran Gender

MEDAN (Waspada.id); Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Kebijakan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (FIS Unimed) berkolaborasi dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan menggelar pelatihan terpadu bagi kelompok Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) Bagan Deli, Belawan.
Acara ini berlangsung selama dua hari, pada 20–21 Agustus 2026, bertempat di Aula Lt. 3 FIS Unimed.
PKM ini diketuai oleh Dr. Ratih Baiduri, M.Si. dengan beranggotakan Sulian Ekomila, S.Sos., MSP., Dr. M. Ridha S Damanik, M.Sc., Dr. Tappil Rambe, S.Pd., M.Si., Arief Wahyudi, S.H., M.H., Dr. Supsiloani, M.Si., Dr. Puspitawati, M.Si., Mhd. Ricky Ardiansyah Putra, M.Sos dan Ismail Jahidin, M.Sos. dan juga dibantu oleh mahasiswa FIS Unimed.
Pelatihan tersebut mengusung tiga pilar materi utama, yakni digital marketing, kepemimpinan, serta kesadaran gender. Langkah ini dirancang untuk membekali para perempuan pesisir dengan keterampilan praktis dan wawasan strategis guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga sekaligus memperkuat peran kepemimpinan mereka di masyarakat.
Dekan FIS Unimed, Dr. Ratih Baiduri, M.Si., mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas ekonomi dan sosial masyarakat pesisir melalui pemberdayaan perempuan. "Perempuan pesisir memiliki potensi besar dalam menopang perekonomian keluarga. Melalui literasi digital, kepemimpinan yang inklusif, dan pemahaman gender, kami ingin melahirkan srikandi-srikandi pesisir yang mandiri, berdaya saing, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi pasar modern," ujar Dr. Ratih saat membuka acara.
Selama kegiatan, peserta diajarkan teknik pemasaran digital untuk memasarkan produk hasil olahan laut secara lebih luas melalui media sosial dan marketplace. Tak hanya itu, materi kepemimpinan membekali anggota KPPI Bagan Deli Belawan agar lebih percaya diri dalam mengelola organisasi, sementara edukasi kesadaran gender menekankan pentingnya pembagian peran yang adil dalam ranah domestik maupun publik.
Perwakilan BBPVP Medan, Andra Mahdani turut menegaskan komitmennya dalam mendukung pelatihan vokasi berbasis komunitas ini. "Sinergi antara akademisi dan lembaga pelatihan pemerintah diharapkan terus berlanjut guna menciptakan ekosistem pemberdayaan masyarakat pesisir yang berkelanjutan."Antusiasme tinggi terpancar dari para peserta ibu-ibu KPPI yang berharap keterampilan baru ini mampu memperluas jangkauan bisnis lokal mereka ke tingkat yang lebih tinggi.(wsp.id)


























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda