Breaking News
Memuat breaking news...

Peserta Diklatsar Brigmas Diberi Motivasi Kewirausahaan

Redaksi
Redaksi
Minggu, 21 Januari 2024 - 9.25 AM WIB
Peserta Diklatsar Brigmas Diberi Motivasi Kewirausahaan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SABANG (Waspada): Direktur Nasional Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Ekonomi Koperasi (LPPEKOP) DPP BKPRMI, Muhammad Mubaeli WR, ikut mengisi materi pemahaman tentang Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Ekonomi Koperasi (LPPEKOP) dan memberi motivasi kewirausahaan untuk para peserta Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Brigade Masjid di Kota Sabang, Sabtu (20/1).

Didepan puluhan kader Brigmas, Muhammad Mubaeli WR menjelaskan, LPPEKOP merupakan lembaga yang fokus mengembangkan nilai spirit membangun ekonomi kemasjidan. "Kita juga memberi semangat dalam eksistensi dengan membuat pelatihan life skill, pelatihan entrepreneur dan memotivasi jiwa kewirausahaan bagi Kader BKPRMI se Indonesia," katanya.

Dalam memotivasi kewirausahaan bersama 50 lebih peserta Diklatsar Brigmas, Dirnas LPPEKOP juga mengapresiasi para kader BKPRMI di Provinsi Aceh, karena sudah mempunyai usaha berbasis kemasjidan, seperti pembuatan teh celup daun kelor, produksi ECO Enzim dari daur ulang sampah, dan produksi pomade dan minyak Rambut.

"Kita dari LPPEKOP DPP BKPRMI siap mensupport, produksi kearifan lokal kader BKPRMI Provinsi Aceh ini, baik dari konsultasi desain, pemasaran dan nilai jual dan produksi sesuai pasarnya," sebut Muhammad Mubaeli.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Mubeli juga membuka forum diskusi terkait pemahaman berbagai lembaga otonom BKPRMI. Begitu juga dengan berbagai kendala dan solusi dalam menghidupkan usaha berbasis kemasjidan. (b11)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement