Breaking News
Memuat breaking news...

Petani Sawah Tadah Hujan Tanami Palawija Usai Panen Padi

Redaksi
Redaksi
Minggu, 27 Maret 2022 - 6.37 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SAMUDERA, Aceh Utara (Waspada): Puluhan petani sawah tadah hujan di Desa Blang Nibong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, memanfaatkan lahan sawah dengan menanami palawija usai panen padi. Untuk mendapatkan hasil maksimal, sebahagian petani memanfaatkan nutrisi tanaman untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia.

Abdullah, 50, petani sawah tadah hujan Blang Nibong kepada Waspada, Minggu (27/3) mengakui, lahan sawah belum mendapat suplai air irigasi. Sehingga pada musim kemarau, sekitar puluhan hektare lahan sawah ditanami tanaman muda. Seperti, tomat, ubi jalar dan berbagai jenis kacang.

Dia menjelaskan, saat ini lahan sawah di Blang Nibong sedang panen padi. "Bagi warga yang sudah memotong padi, langsung mempersiapkan lahan untuk palawija," sebut Abdullah.

Petani Blang Nibong, biasanya menanam tanaman palawija sekitar bulan April. Pada bulan April jarang turun hujan, sehingga sawah tidak mendapat air yang cukup untuk tanaman padi. "Setelah panen palawija, datang musim hujan kita tanam padi kembali," jelas Abdullah.

Untuk menjaga kondisi sawah agar tetap subur, Abdullah bersama sejumlah petani lainnya menggunakan pupuk yang maksimal. Namun karena harga pupuk kimia dinilai mahal, kali ini mereka memanfaatkan nutrisi tanaman jenis Ground-E. "Kami mencampur pupuk Urea dengan Pupuk Ground-E, selain lebih murah hasilnya juga meningkat," kata Abdullah kembali.

Abdullah telah memanen padi di lahan sawah seluas 790 meter persegi. Menurut dia, lahan sawah miliknya biasanya menghasilkan gabah sekitar 32 kaleng ukuran 13 kg. Namun setelah memanfaatkan nutrisi tanaman yang dicampur dengan pupuk urea, hasil panen kali ini mencapai 43,5 kaleng. Sehingga dia merencanakan akan menggunakan nutris tanaman untuk palawija.

LSM bergerak bidag petania Flora dan Fauna (Flofa) telah mendampingi penggunaan nutrisi tanaman di lahan sawah tadah hujan Blang Nibong. Menurut Ketua LSM Flofa, Darwis Kuta pihaknya telah memilih lahan sawah Blang Nibong untuk demplot nutrisi Ground-E. "Ya, dapat meningkat hasil panen, gabah lebih berat," jelasnya.

Dengan meningkatkan hasil panen padi, petani akan lebih menguntungkan. LSM Flofa akan terus mengembangkan penggunaan pupuk Ground-E kepada petani di lokasi lain. Sehingga akan mampu membantu meningkatkan penghasilan petani. (b08)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement