Breaking News
Memuat breaking news...

PGRI Kota Banda Aceh Latih Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran Digital

Redaksi
Redaksi
Minggu, 3 November 2024 - 5.08 PM WIB
PGRI Kota Banda Aceh Latih Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran Digital
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BANDA ACEH (Waspada): Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 79 dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2024, PGRI Kota Banda Aceh melaksanakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran Digital di Aula SMP Negeri 2 Banda Aceh, Sabtu (02/11/24).

Tampil sebagai pematerinya, Febrina Putri Haura, S.Psi yang merupakan salah satu trainer dan motivator.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri. S. Pd.,M.Pd.

Dalam sambutannya Sulaiman Bakri menyampaikan saat ini Kota Banda Aceh sedang dalam tiga darurat yaitu, Bullying, LGBT dan Narkoba.

"Untuk itu, kami berharap kepada seluruh guru dan peserta untuk mengawasi para pelajar agar tidak terjerumus dan ikut ikutan dalam hal tersebut karena merusak otak, pikiran serta rusak masa depan," kata Sulaiman.

Ia juga mengucapkan terima kasih pada PGRI yang membantu dinas melatih guru-guru di Kota Banda Aceh. Kegiatan ini sangat meringankan dinas dalam hal peningkatan kompetensi guru dalam penggunaan dan pemanfaatan digital.

Sementara itu Ketua PGRI Kota Banda Aceh Zulfikar, SE, M.Si sangat mengapresiasikan kegiatan pelatihan tersebut karena para peserta terlibat langsung sekaligus praktik langsung penggunaan aplikasi yang sedang viral saat ini, seperti AI, Gamma dan aplikasi lainnya.

Sehingga guru dengan mudah dapat menyiapkan bahan ajar serta, artikel bahan presentasi dan hal hal lainnya.

"Kami berharap dengan selesai pelatihan itu, para guru sudah mahir menggunakan aplikasi AI dan diteruskan ilmunya pada peserta didik," kata Zulfikar.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Arlis M, S.Pd. M.Pd mengatakan, pelatihan tersebut diikuti oleh 60 orang guru dari jenjang SD, SMP, SMA dan MA/MTsN se Kota Banda Aceh.

"Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran dengan memanfaatkan media AI. Sehingga, diharapkan proses pembelajaran guru di kelas lebih berinovasi dan memotivasi peserta didik," kata Arlis.

Ketua Bidang Peningkatan Mutu guru itu juga mengharapkan agar semua guru yang mengikuti kegiatan tersebut dapat menjadi agen perubahan disekolahnya dengan cara mengimbaskan ilmu yang diperoleh kepada guru yang lain di sekolah masing-masing sehingga lebih memberikan manfaat.(b02)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement