Breaking News
Memuat breaking news...

Piala Dunia Tak Akan Ditunda Meski Timur Tengah Memanas

Redaksi
Redaksi
Selasa, 10 Maret 2026 - 9.55 PM WIB
Piala Dunia Tak Akan Ditunda Meski Timur Tengah Memanas
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size


JAKARTA (Waspada.id): Kepala Operasional (COO) Piala Dunia 2026 Heimo Schirgi menegaskan bahwa turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut kemungkinan tidak akan ditunda meskipun situasi geopolitik global tengah memanas akibat konflik di Timur Tengah, khususnya perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

“Pada dasarnya kami menanganinya hari demi hari dan pada waktunya kami akan memiliki resolusi. Dan, Piala Dunia akan tetap berlangsung, bukan? Piala Dunia terlalu besar dan kami berharap semua orang yang sudah lolos kualifikasi dapat berpartisipasi,” kata Schirgi dikutip dari AP News pada Selasa (10/3)

Schirgi menjelaskan bahwa pihak penyelenggara terus memantau perkembangan situasi global sambil bekerja sama dengan mitra federal serta lembaga internasional untuk mengevaluasi kondisi terkini.
Namun hingga saat ini, menurutnya belum ada alasan kuat yang dapat memicu penundaan turnamen empat tahunan tersebut.

Dia juga mengungkapkan bahwa FIFA masih terus menjalin komunikasi dengan Federasi Sepak Bola Iran guna memperoleh informasi terbaru terkait situasi yang berkembang.

"Bila saya memiliki bola kristal, saya bisa memberi tahu Anda sekarang apa yang akan terjadi, tetapi jelas situasinya sekarang terus berkembang,” ujar Schirgi.

Meski begitu, Schirgi tidak membeberkan secara rinci hasil pembicaraan tersebut. Dia berharap seluruh negara yang telah memastikan diri lolos ke putaran final, termasuk Iran, dapat berpartisipasi tanpa hambatan.

Menurutnya, di tengah kondisi dunia yang penuh ketegangan, Piala Dunia justru bisa menjadi momen untuk menyatukan berbagai bangsa.

“Mengingat keadaan dunia terkini, turnamen ini menjadi kesempatan besar untuk menyatukan semua orang,” kata Schirgi.

Dia menambahkan bahwa Piala Dunia selalu memiliki daya tarik global yang mampu menyatukan berbagai negara dan budaya. Hal itu, menurutnya, sudah terlihat pada penyelenggaraan turnamen sebelumnya di berbagai negara.

“Bagi Anda yang belum pernah menyaksikan Piala Dunia, ini menjadi momen istimewa karena benar-benar bersifat global dan bisa menyatukan semua orang. Kita sudah menyaksikannya di Qatar, Rusia, dan di mana-mana. Orang-orang kagum betapa internasionalnya seluruh acara ini,” ujarnya.

Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli. Turnamen ini akan menjadi edisi pertama yang diikuti oleh 48 negara dari enam konfederasi berbeda.

Selain itu, untuk pertama kalinya dalam sejarah, Piala Dunia akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. (id08/ant)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement