Breaking News
Memuat breaking news...

Pimpinan DPRD Sumut Dukung Al Washliyah Perjuangkan Hak

Redaksi
Redaksi
Selasa, 27 Mei 2025 - 9.16 AM WIB
Pimpinan DPRD Sumut Dukung Al Washliyah Perjuangkan Hak
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LANGKAT (Waspada): Aksi demo Ormas Islam yang menuntut pengembalian hak atas tanah milik Al Washliyah yang telah berdiri bangunan SMPN-2 di Kec. Galang, Kab. Deliserdang, mendapat perhatian serius dari wakil rakyat.

Salah seorang Pimpinan DPRD Sumatera Utara, Ricky Anthony, menyatakan siap untuk mengawal dan memberikan dukungan kepada Al Washliyah yang sedang memperjuangkan haknya.

Ricky Anthony menegaskan akan mengawal persoalan ini hingga tuntas dan ia siap berdiri bersama rakyat demi terwujudnya rasa keadilan.

“Saya siap mendukung penuh perjuangan Al Washliyah untuk mendapatkan haknya,” kata politisi muda asal Partai Nasdem, Ricky Anthony, kepada awak media, Senin (26/5) malam.

Sebelumnya, Ketua PW Al Washliyah, Dedi Iskandar Batubara, meminta Pemkab Deliserdang mentaati kesepakatan antara kedua belah pihak soal gedung SMPN-2 yang berada di atas lahan Al Washliyah.

"Tanah seluas 35.000 meter yang di atasnya terdapat gedung SMP Negeri 2 adalah milik Al Washliyah. Pemkab Deliserdang meminjam tanah Al Washliyah ini untuk bangunan SMP,” katanya.

Dedi menjelaskan, berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2938/Pdt/1989, Pemkab Deliserdang harus membayar sewa kepada Al Washliyah, namun putusan ini tidak pernah dilaksanakan.

Sebagaimana diberitakan Waspada, dalam aksi unjuk rasa tersebut, massa meminta Pemkab Deliserdang tidak mengganggu lahan Al Washliyah yang saat ini berdiri gedung SMP Negeri 2 Galang.

Pada kesempatan itu, ada usulan agar gedung SMPN-2 Galang yang berada di atas tanah Al Washliyah dihibahkan, namun pihak Pemkab Deliserdang menyatakan tak bisa serta merta menghibahkan.

Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo berupaya menemui demonstran, namun kedatangan kedua pejabat daerah ini terkesan diabaikan. (a10)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement