Breaking News
Memuat breaking news...

Pj Bupati Palas Apresiasi Rasa Khas Kopi Siundol

Redaksi
Redaksi
Selasa, 13 Agustus 2024 - 8.48 PM WIB
Pj Bupati Palas Apresiasi Rasa Khas Kopi Siundol
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PADANG LAWAS (Waspada): Penjabat (Pj) Bupati Padang Lawas (Palas) apresiasi rasa khas kopi Siundol. Dan dengan rasa penasarannya langsung melakukan kunjungan ke tempat pengolahan kopi Siundol di desa Siundol Dolok kecamatan Sosopan.

Menurut informasi yang diperoleh Waspada, Selasa (13/8), Pj. Bupati Padang Lawas, Ir. Ardan Noor Hasibuan, M.Si sangat mengapresiasi rasa khas kopi Siundol.

Apalagi kopi Siundol tidak hanya dikenal secara luas di daerah kabupaten Padang Lawas, tetapi juga sudah merambah keluar daerah.

Tidak hanya sampai ke Medan, Pekanbaru dan Aceh, tetapi juga sampai ke beberapa kita lainnya hingga merambah ke pulau Jawa.

Karena itu Pj. Bupati siap menjembatani dukungan permodalan untuk mendapatkan bantuan kredit usaha rakyat (KUR). Sehingga bisa meningkatkan dan mengembangkan usaha.

Ardan Noor juga sangat mensupport usaha kopi Siundol tersebut, karena bisa mengangkat nama daerah Padang Lawas, yang selama ini dianggap hanya penghasil sawit.

Tetapi ternyata ada kopi yang tidak kalah bagus nya dengan kopi di daerah lain. Hanya saja masih perlu diberikan pembekalan untuk peningkatan SDM. Baik dalam hal pengelolaan keuangan, cara menggunakan media sosial sebagai ajang promosi yang baik untuk mengembangkan usaha.

Menurut Dogoran Sorimuda Hasibuan, pengusaha kopi Siundol, sebelumnya menyadari kelemahan dan kekurangan dalam penanganan dan pemasaran kopi Siundol.

Baca juga:

https://www.waspada.id/sumut/kopi-siundol-awalnya-usaha-kecil-kecilan-kini-pemasarannya-sampai-ke-p-jawa/

Hal itu tentu tidak terlepas dari dukungan modal, termasuk memperbaiki pemasaran dengan sistem yang lebih modern. Begitu juga menyangkut disign kemasan yang lebih berkualitas.

Kalau soal rasa, kopi Siundol sudah memiliki rasa khas. Hanya saja masih kalah dalam hal pengolahan untuk memenuhi permintaan Pasar.

Sehingga yang paling dibutuhkan selain dukungan modal, juga penambahan kapasitas. Baik penambahan kapasitas alat Gongseng, juga penambahan mesin penggiling, kata Dogoran. (a30/B)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement