Breaking News
Memuat breaking news...

Pj Gubernur: MPU Harus Bekerja Keras Tangkal Penyebaran Aliran Sesat Di Aceh

Redaksi
Redaksi
Kamis, 24 Oktober 2024 - 10.52 PM WIB
Pj Gubernur: MPU Harus Bekerja Keras Tangkal Penyebaran Aliran Sesat Di Aceh
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BANDA ACEH (Waspada): Penjabat Gubernur Aceh, Dr H Safrizal ZA M Si, menerima kunjungan silaturrahmi Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Tgk H Faisal Ali atau yang akrab disapa Lem Faisal dan jajaran, di ruang tengah Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (24/10).

Pada pertemuan tersebut, Lem Faisal menyampaikan sejumlah kegiatan dan program yang sedang dilaksanakan oleh lembaga yang menjadi garda terdepan dalam menjaga pelaksanaan Syariat Islam di Bumi Serambi Mekah itu.

Pada kesempatan tersebut, Safrizal mengajak MPU selaku lembaga yang sangat memahami syariat untuk bekerja keras dalam menangkal penyebaran aliran sesat di Aceh.

“Jika ada isu segera ditanggapi dengan respons cepat, namun tentu saja tetap dengan pendekatan persuasif. Pemerintah Aceh tentu sangat berkomitmen untuk memberantas aliran sesat, karena ini merupakan bentuk dari upaya kita melindungi masyarakat,” ujar lulusan terbaik STPDN angkatan pertama itu.

“Kita tentu tidak ingin terjadi gejolak di masyarakat. oleh karena itu, jika memang menemukan indikasi penyebaran aliran sesat, maka MPU tentu harus bertindak cepat namun tentu tetap harus sesuai SOP yang berlaku,” imbuh Safrizal.

Pada kesempatan tersebut, Safrizal juga menyarankan kepada MPU dan dinas terkait untuk memberi dukungan maksimal kepada da’i perbatasan yang menjadi penjaga dan penyebar Syariat Islam di perbatasan.

“Agar bisa maksimal dalam bertugas, maka penting bagi kita untuk menyediakan rumah bagi para da’i di perbatasan. Rumah ini kita sediakan seperti rumah dinas. Jadi, selama bertugas di perbatasan, para da’i akan mendapatkan fasilitas tersebut, namun jika sudah tidak bertugas, maka tidak boleh lagi ditempati,” kata mantan Pj Gubernur Kalimantan Selatan itu.

Pada kegiatan tersebut, Pj Gubernur turut didampingi oleh Plh Asisten Pemerintahan Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Aceh Syakir, Kepala Dinas Syariat Islam Zahroel Fajri dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat.

Sementara itu Ketua MPU Aceh turut didampingi oleh Wakil Ketua II Tgk H. Muhibbuththabary dan Wakil Ketua III Tgk H Muhammad Hatta. (b03)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement