Breaking News
Memuat breaking news...

PLN Terima 24 SHGB Tapak Tower Dan GI Dari Kantah Deliserdang

Redaksi
Redaksi
Kamis, 16 November 2023 - 9.57 AM WIB
PLN Terima 24 SHGB Tapak Tower Dan GI Dari Kantah Deliserdang
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Upaya PLN dalam mengamankan aset negara terus berbuah hasil, hal itu terlihat saat Kantor Pertanahan Kabupaten Deliserdang menyerahkan 24 Sertipikat HGB kepada UIP SBU melalui PLN UPP SBU 3.

Dari 24 SHGB, 23 diantaranya merupakan SHGB Tapak Tower & satu SHGB merupakan Gardu Induk 150 kV Selayang 23,482 m2 milik PT PLN (Persero).

Penyerahan SHGB itu berlangsung di Kantor PT PLN (Persero) UPP SBU 3, Jl. Kartini No.23 Medan, Selasa, 14 November 2023

Hadir dalam prosesi itu diantaranya Plh Manager UPP SBU 3 Viktor Casanova Hutapea, Asman Perizinan dan Umum UPP SBU 3 Enri Siahaan, Team Leader Perizinan & Pertanahan UPP SBU 3 Alexander Julien Sihite, Team Leader Administrasi & Umum UPP SBU 3 Rianto,
Junior Officer Perizinan UIP SBU Ruth Trivena Br Kacaribu, Officer Pertanahan & ROW UPP SBU 3 Ardiansyah P Hutagalung.

Sedangkan dari stakeholder yaitu Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Deliserdang Abdul Rahim, SH, M.Kn dan Koordinator Kelompok Substansi Penetapan dan Pengelolaan Tanah Pemerintah Syofyana Martcianni Marpaung, SH.

Dalam kegiatan itu, Kakantah Kabupaten Deliserdang Abdul Rahim, SH, M.Kn mengatakan bahwa BPN tetap komitmen mendukung PLN untuk mengamankan aset negara lewat sertifikasi.

Di tempat berbeda, GM PLN UIP SBU Hening Kyat Pamungkas mengaku bahwa SHGB merupakan upaya penyelamatan Aset PT PLN (Persero) bidang tanah Tapak Tower dan Gardu Induk.

"Tentunya sekaligus upaya pemenuhan target KPI UIP Sumbagut Semester 2 Tahun 2023," tandasnya. (m31)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement