Breaking News
Memuat breaking news...

Plt. Bupati Palas Diminta Ikut Awasi Harga TBS

Redaksi
Redaksi
Selasa, 17 Mei 2022 - 3.15 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PADANGLAWAS (Waspada): Plt. Bupati Padanglawas (Palas) diminta ikut awasi harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit baik di tingkat petani maupun harga di beberapa pabrik kelapa sawit yang beroperasi di Padanglawas.

Demikian Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kabupaten Padanglawas, Ir. H. Lukman Nasution, Selasa (17/5) saat melakukan aksi keprihatinan di depan kantor Bupati Palas.

Kata Lukman, aksi itu mereka lakukan menyusul kondis harga TBS yang semakin tidak menentu, dengan harga yang semakin anjlok yang kini hanya Rp1.600 per kilogram. Padahal beberpa bulan lalu harga TBS di tingkat petani sudah mencapai Rp3.800 per kilogram.

Karena itu APKASINDO minta agar Plt. Bupati Palas ikut serta mengawasi harga TBS di wilayah Kabupaten Padanglawas. Apalagi mayoritas masyarakat di Padanglawas mayoritas petani kelapa sawit.

Selain itu, Plt. Bupati Palas juga diminta agar seluruh PKS yang ada di Padanglawas dapat menyesuaikan harga TBS sesuai yang ditetapkan dinas pertanian dan perkebunan provinsi Sumatera Utara.

Kemudian APKASINDO Padanglawas juga menyampaikan aspirasi kepada Presiden RI Joko Widodo melalui Plt. Bupati Palas untuk mencabut larangan ekspor CPO (Crude Palm Oil) kelapa sawit.

Plt. Bupati Padanglawas, drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, Cht, MM, MSi menyambut positif aksi APKASINDO Padanglawas. Dan dalam waktu dekat akan memanggil investor pengelola PKS yang beroperasi di wilayah Kabupaten Padanglawas.

Di samping itu, Pemkab Palas juga akan menyampaikan seluruh tuntutan dan statemen yang disampaikan APKASINDO ke pemerintah atasan. (a30/B)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement