Breaking News
Memuat breaking news...

Plt Wali Kota Ingin Langkah Konkret Atasi Stunting Di Kota Medan

Redaksi
Redaksi
Rabu, 13 November 2024 - 4.32 PM WIB
Plt Wali Kota  Ingin Langkah Konkret Atasi Stunting Di Kota Medan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Plt Wali Kota Medan H. Aulia Rachman menginginkan agar adanya langkah yang konkret untuk mengatasi permasalahan stunting di Kota Medan. Keinginan tersebut disampaikan Aulia Rachman saat membuka acara Diseminasi Audit Kasus Stunting Semester II Kota Medan Tahun 2024 di Hotel Grand Mercure, Rabu (13/11).

"Saya ingin pertemuan ini menghasilkan langkah konkret untuk mengatasi masalah stunting di kota Medan," kata Aulia Rachman yang hadir didampingi Plt Ketua TP PKK Kota Medan, Ira Syahputri Aulia Rachman.

Meski penurunan angka stunting di kota Medan terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun, namun Aulia Rachman masih merasa belum puas. Aulia Rachman ingin Perangkat Daerah, Camat dan Lurah dapat saling berkoordinasi guna mengambil langkah tepat mengatasi permasalahan ini.

"Kita harus peka dan jeli melihat permasalahan stunting di wilayah kerja kita, untuk itu saya ingin Dinas, Camat dan Lurah dapat saling berkoordinasi mengatasi permasalahan ini sebab masalah stunting ini menjadi perhatian serius Presiden karena menyangkut SDM"ujar Aulia Rachman.

Sebelumnya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APM&PPKB) Kota Medan Edliaty dalam laporanyna mengatakan Audit Kasus Stunting diawali dengan pembentukan tim audit.

Kemudian pelaksanaan audit dan manajemen pendampingan, dilanjutkan dengan diseminasi audit kasus stunting dan evaluasi terhadap rencana tindak lanjut audit kasus stunting dilakukan dibawah koordinasi langsung Walikota Medan, sehingga target prevalensi stunting 14% ditahun 2024 dapat tercapai.

"Dalam pertemuan ini kita akan menyampaikan hasil kajian kasus audit yang merupakan penajaman (rekomendasi) intervensi spesifik dan sensitif serta intervensi pencegahan yang dibutuhkan sesuai hasil kajian berdasarkan kelompok sasaran yang diaudit, serta menyampaikan hasil kajian dan rencana tindak lanjut yang telah disetujui,"jelas Edliaty.

Acara diseminasi audit kasus stunting tahap semester II ini sendiri di ikuti oleh pimpinan Perangkat Daerah, Camat, Lurah, Kepala Puskesmas, TPG, dan Koordinator KB sekota Medan. (x)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement