Breaking News
Memuat breaking news...

PMII Madina Galang Dana Bantu Korban Kebakaran

Redaksi
Redaksi
Senin, 25 September 2023 - 9.00 AM WIB
PMII Madina Galang Dana Bantu Korban Kebakaran
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MADINA (Waspada): Kader organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kab. Mandailingnatal melakukan penggalangan dana untuk meringankan beban korban kebakaran di Desa Kayulaut Kec. Panyabungan Selatan, Ahad (24/9).

Bantuan bagi korban kebakaran diserahkan para pengurus dan anggota PMII Madina ke rumah keluarga korban kebakaran di desa itu.

Ketua terpilih PMII Madina Ahmad Rizal Nasution mengatakan, bantuan tersebut digalang dengan cara turun ke jalan, Ahad kemarin.

Rizal mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengendara yang telah ikut serta berpartisipasi peduli nasib korban kebakaran .

“Begitu kita tahu informasi peristiwa kebakaran ini, secara spontan saya mengajak kawan-kawan di PMII Madina berdiskusi untuk penggalangan dana. Alhamdulillah cukup lumayan yang kita dapatkan dan sudah kita salurkan keseluruhan,” katanya.

Rizal juga menyebut, sebagai mahasiswa yang aktif di organisasi kemahasiswaan, tentunya harus peduli terhadap hal-hal berhubungan dengan masyarakat.

Dia mengajak seluruh kader PMII Madina untuk selalu meningkatkan solidaritas dan soliditas dalam membesarkan organisasi.

“Mari bergandeng tangan untuk menjalankan segala program yang masih tertunda. Kita harus menjadi garda terdepan memikirkan nasib masyarakat yang butuh bantuan,” jelasnya.

Peristiwa kebakaran dua rumah, satu pemilik rumah tersebut nenek-nenek tua yang tidak ada anak dan suaminya, dan satu lagi keluarga yang mempunyai anak dalam masa pendidikan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini. (irh)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement