Breaking News
Memuat breaking news...

Polisi Asli Ciduk Polisi Palsu

Redaksi
Redaksi
Kamis, 5 Mei 2022 - 3.21 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Sudah dua tahun menyaru sebagai polisi lalulintas gadungan, kedok polisi palsu yang satu ini akhirnya dihentikan seorang polisi benaran.

Seorang polisi gadungan berinisial DAS ,40, ditangkap personil Reskrim Polsek Delitua ketika sedang berada di salah satu konter handphone di kawasan Jl. Jamin Ginting Kecamatan Kecamatan Medan Johor, Selasa (3/5).

Informasi yang diperoleh di Kepolisian, aksi polisi gadungan tersebut sudah berlangsung selama 2 tahun. Dalam setiap melakukan aksinya, tersangka DAS menggunakan seragam Polri dari Satuan Lalulintas.

Saat melakukan razia terhadap pengendara sepedamotor, polisi gadungan tersebut acap meminta uang damai minimal Rp 50. 000 saat menilang pengendara kendaraan bermotor.

Pengendara kendaraan bermotor yang tidak mau berdamai maka STNK nya akan ditilang.

Tersangka DAS ditangkap polisi ketika sedang berada di konter handphone sedang mengisi pulsa.

Sejumlah personil Polsek Delitua yang mengetahui aksi polisi gadungan tersebut segera turun ke lokasi dan melihat tersangka DAS yang berseragam Polri berada di dalam konter Hp sekaligus menggiringnya menuju Polsek Delitua.

Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Irwanta Ginting menyebutkan, dari hasil interogasi, tersangka DAS merupakan mantan petugas bantuan polisi (Banpol) di salah satu Polsek di wilayah hukum Polrestabes Medan.

"Tersangka DAS mengaku sudah 2 tahun menjadi polisi gadungan. Setiap menyetop warga yang dinilai melanggar peraturan berlalulintas acap meminta Rp50.000 untuk uang berdamai," terang Iptu Irwanta Ginting.

Dari dalam tas milik polisi gadungan tersebut, petugas menyita beberapa lembar STNK diduga milik warga masyarakat yang terkena razia oleh polisi gadungan tersebut.(m27)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement