Breaking News
Memuat breaking news...

Polres P. Siantar Ringkus Pengedar Sabu

Redaksi
Redaksi
Minggu, 30 Juni 2024 - 7.32 PM WIB
Polres P. Siantar Ringkus Pengedar Sabu
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Polres Pematangsiantar melalui Sat Resnarkoba meringkus terduga pelaku pengedar narkotika jenis sabu-sabu, pria Sim, 44, warga Jl. Tanah Jawa Belakang, Kel. Melayu, Kec. Siantar Utara.

Kapolres AKBP Yogen Heroes Baruno melalui Kasat Resnarkoba AKP JH. Pasaribu, Minggu (30/6) menyebutkan Tim Opsnal Sat Resnarkoba meringkus Sim di Jl. Ade Irma Suryani, Kel. Melayu, Kec. Siantar Utara, Kamis (27/6) pukul 22:15.

Menurut Kasat Resnarkoba, Tim Opsnal Sat Resnarkoba meringkus Sim setelah mendapat informasi dari masyarakat yang menyebutkan di Jl. Ade Irma Suryani ada peredaran narkoba.

Setelah melakukan penyelidikan, Tim Opsnal Sat Resnarkoba berhasil menemukan Sim sesuai informasi masyarakat dan meringkusnya serta menyita barang bukti satu unit HP merk Oppo warna hitam dari Sim.

Tim Opsnal Sat Resnarkoba juga melakukan interogasi dan hasilnya, Sim mengaku menyimpan sabu di rumahnya. Selanjutnya, pada Jumat (28/6), Tim Opsnal Sat Resnarkoba membawa Sim ke rumahnya.

Hasil penggeledahan di dalam rumah Sim, Tim Opsnal Sat Resnarkoba menemukan barang bukti satu kotak plastik yang di dalamnya berisi 16 paket sabu seberat 6,45 gram dan tersimpan di dalam lubang speaker aktif serta satu dompet berisi uang Rp 33.000.

Setelah menemukan barang bukti itu, Tim Opsnal Sat Resnarkoba membawa Sim dan barang bukti ke ruangan pemeriksaan Sat Resnarkoba.

"Tersangka sudah kami amankan untuk pemeriksaan serta pengembangan dan memprosesnya sesuai prosedur hukum yang berlaku," akhir Kasat Resnarkoba.(a28)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement