Breaking News
Memuat breaking news...

Polresta Deliserdang Dalami Penyebab Penumpang Turkish Airlines Diturunkan Di KNIA

Redaksi
Redaksi
Rabu, 12 Oktober 2022 - 2.18 PM WIB
Polresta Deliserdang Dalami Penyebab Penumpang Turkish Airlines Diturunkan Di KNIA
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELISERDANG (Waspada): Polresta Deliserdang masih mendalami informasi penyebab kasus penumpang maskapai Turkish Airlines rute Istanbul-Cengkareng yang diturunkan di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Selasa (11/10).

"Menurut informasi pihak yang didapat ada keonaran di dalam pesawat ini. Dari anggota (polisi) sedang, mendalami, mengambil keterangan kepada yang bersangkutan (pelaku),”kata Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji, Rabu (12/10) di Mapolresta Deliserdang.

Penumpang yang diturunkan tersebut bernama Muhammad John Jaiz Boudewijn 48. Dia diduga menyerang kru pesawat. Namun setelah itu, pelaku diduga dihajar penumpang lain, hingga babak belur.

Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji mengatakan pelaku tiba di Kualanamu International Airport (KNIA) sekitar pukul 16.00, dengan kondisi luka-luka. Pelaku lalu dibawa ke rumah sakit.

“Info yang kami dapatkan istri daripada penumpang tersebut sudah ada di sini (mendampinginya),” ujarnya.

Irsan pun juga menyebutkan, nantinya pihak Kepolisian juga akan meminta keterangan dari pihak Turkish Airlines.

“Kemudian (meminta keterangan) kepada pihak Airlines (yang sesaat) , setelah mendarat langsung terbang ke Jakarta,” sebutnya.

Namun kata dia, sejauh ini belum ada pihak yang melaporkan kejadian ini. “Dapat kami informasikan yang bersangkutan (korban), belum ada membuat laporan apakah ke Polsek, Polres apakah ke Polda belum ada. (kasus) Ini sedang ditangani otoritas Bandara Kualanamu,”tutupnya. (a16)

Teks Foto: Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji saat memberikan keterangan. (Waspada/Edward Limbong).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement