Breaking News
Memuat breaking news...

Polresta DS Gagalkan Penyelundupan 24 Kg Sabu Asal Malaysia Di Perairan Asahan

Redaksi
Redaksi
Jumat, 12 Juli 2024 - 7.47 PM WIB
Polresta DS Gagalkan Penyelundupan 24 Kg Sabu Asal Malaysia Di Perairan Asahan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELISERDANG (Waspada): Satres Narkoba Polresta Deliserdang (DS) menggagalkan aksi penyelundupan narkoba jenis sabu sebanyak 24 Kilogram (Kg) dari Malaysia ke Indonesia di perairan Kabupaten Asahan.

"Satres Narkoba Polresta Deliserdang sita 24 Kg sabu di Perairan Asahan, pada 29 Mei 2024 dengan mengamankan satu pelaku," kata Kasat Res Narkoba, Kompol Sebastian RS Saragih SSos SIK, Jumat (12/7) di Mapolresta Deliserdang.

Sebastian menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat atas transaksi narkoba yang berasal dari Malaysia melalui muara Pantai Labu Kabupaten Deliserdang dan akan dikirim ke Tanjung Balai menggunakan kapal tradisional. "Petugas mengetahui hal tersebut pun langsung melakukan pengejaran mulai dari muara Pantai Labu, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang melalui kapal lain," jelasnya.

Saat tiba di Perairan Tanjung Balai-Asahan Satres Narkoba Polresta Deliserdang berhasil menangkap satu orang pelaku berinisial K 57, warga Desa Air Joman, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan dan terdapat puluhan bungkus narkoba jenis sabu yang dibungkus dengan label teh China di bagian depan dekat kapal, sedangkan dua orang rekan K berhasil kabur dengan melompat ke laut. "Total 24 bungkus dengan total 24 Kg sabu," kata Sebastian.

Selanjutnya tim masih memburu pelaku lainnya yang berkaitan dengan K, dimana K merupakan orang kepercayaan dari pengendali narkoba tersebut. "Barang bukti sabu telah disita dan satu pelaku sudah ditahan di Mapolresta Deliserdang diperiksa mendalam," tegas Sebastian. (a16)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement