Breaking News
Memuat breaking news...

Polsek Pancur Batu Diminta Tangkap Perusak Kantor Anak Usaha BUMN Properti

Redaksi
Redaksi
Kamis, 31 Maret 2022 - 6.12 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Sekelompok orang tak dikenal (OTK) melempari kantor Proyek Kota Mandiri Bekala, PT Propernas Nusa Dua di Simalingkar, Kab. Deli Serdang, Sabtu (26/3) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, menggunakan batu dari segala arah.

Akibat peristiwa itu terjadi kerusakan pada dinding, kaca dan plafon kantor. Saat kejadian hanya ada 1 (satu) orang petugas keamanan yang menjaga kantor namun tidak terjadi kontak fisik.

‘’Kantor kami dilempari batu oleh sekelompok orang yang tidak diketahui identitas sehingga terjadi beberapa kerusakan pada kantor kami,’’ ujar David Tarigan sambil menunjukkan beberapa titik kerusakan kepada awak media, Kamis (31/3).

David menceritakan, pada hari Sabtu 26 Maret 2022 pukul 14.00 WIB , beberapa staf PT Propernas Nusa Dua Agus dan David Tarigan serta saksi mata petugas keamanan Kartiwa melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pancur Baru, tetapi kurang ditanggapi oleh petugas piket dengan alasan tidak ada juru ketik sehingga kejadian yang mau dilaporkan hanya ditulis seperti buku agenda.

‘’Harusnya pihak Polsek Pancur Batu merespon cepat kejadian ini dalam rangka pengamanan proyek investasi BUMN seperti arahan Presiden Jokowi. Kami berharap bapak Kapoltabes untuk segera merespon dan menindak aparat di polsek Pancur Batu yang tidak serius dalam melakukan penegakan hukum,’’ ujar David Tarigan dengan wajah kecewa.(m29)

Waspada/Ist
Barang bukti batu, bagian pintu dan atap kantor Proyek Kota Mandiri Bekala, PT Propernas Nusa Dua di Simalingkar, Kab. Deli Serdang yang dirusak OTK.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement