Breaking News
Memuat breaking news...

Polsek Pancur Batu Profesional Dan Serius Tangani Penikaman 2 Direktur PT Propernas Nusa Dua

Redaksi
Redaksi
Jumat, 11 Maret 2022 - 4.19 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Polsek Pancur Batu sangat profesional dan serius dalam menangani kasus penganiayaan dan penikaman 2 direktur anak perusahaan BUMN, PT Propernas Nusa Dua.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Pancur Batu Kompol Dedy Dharma, SH, kepada Waspada lewat telepon Whatsapp, Jumat (11/3).

Kapolsek menegaskan, sehari setelah peristiwa penikaman tersebut dirinya langsung turun bersama anggota mencari dan kemudian menangkap pelaku untuk diamankan dengan barang bukti.

Seperti diketahui, kasus penganiayaan dan penikaman Direksi Anak Usaha BUMN Properti di lokasi PTPN II Kebun Bekala, Kab, Deliserdang dilakukan AS (51), warga Jl. Penerbangan, Gang Tani Baru II, Kel. Sempakata, Kec. Medan Selayang, Kota Medan terhadap Parlindungan Siallagan sebagai Direktur Operasional dan Daniel Tarigan sebagai Direktur Keuangan PT Propernas Nusa Dua.

‘’Kita menangani perkara berdasar alat bukti. Peristiwa tersebut berlangsung spontan saat lahan garapan AS diganggu, maka AS berusaha mempertahankannya hingga akhirnya terjadilah peristiwa tersebut,’’ sebut Kapolsek.

Polsek Pancur Batu tidak atau belum menemukan tersangka lain alias aktor intelektual. ‘’Percayakan kepada kami, kami menangani perkara berdasarkan alat bukti dengan professional dan serius serta tidak pandang bulu,’’ tandas Kapolsek.(m29)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement