Breaking News
Memuat breaking news...

Prabowo Perintahkan BUMN Dibersihkan, Siap Kerahkan Kejagung Dan KPK

Redaksi
Redaksi
Senin, 29 September 2025 - 4.58 PM WIB
Prabowo Perintahkan BUMN Dibersihkan, Siap Kerahkan Kejagung Dan KPK
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id) : Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik korupsi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya pada penutupan Musyawarah Nasional (Munas) VI PKS, Senin (29/9).

Prabowo mengungkapkan, pemerintah berhasil menemukan aset negara yang nilainya mencapai Rp1 triliun. Namun, menurutnya, masih banyak aset yang disembunyikan oleh oknum pejabat BUMN.

“Banyak pejabat BUMN yang pintar menyembunyikan aset-aset negara. Brengsek mereka itu,” kata Prabowo dalam pidatonya.

Presiden kemudian memerintahkan jajaran BUMN untuk segera melakukan pembersihan internal. Ia menilai sejumlah pejabat perusahaan pelat merah kerap menyalahgunakan kewenangan, bahkan memperlakukan BUMN seolah-olah milik pribadi.

“Saya perintahkan, bersihkan itu BUMN. Nekat-nekat mereka itu ya, diberi kepercayaan oleh negara dikira itu perusahaan nenek moyangnya. Perusahaan rugi dia tambah bonus untuk dirinya sendiri, brengsek banget,” ujarnya.

Prabowo juga menegaskan siap melibatkan aparat penegak hukum, termasuk Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk menindak tegas para pelaku korupsi di BUMN.

“Saya mau kirim Kejaksaan sama KPK untuk kejar-kejar itu,” tegasnya.(Id23) Presiden RI, Prabowo Subianto.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement