Breaking News
Memuat breaking news...

Pria Lansia Meninggal Dunia Saat Jaga Gudang

Redaksi
Redaksi
Minggu, 9 April 2023 - 1.34 PM WIB
Pria Lansia Meninggal Dunia Saat Jaga Gudang
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Pria lanjut usia (lansia), korban Suhaedi, 69, warga Dusun I Dolok Maraja, Desa Dolok Maraja, Kec. Tapian Dolok, Kab. Simalungun meninggal dunia saat menjaga gudang.

Saksi mata menemukan korban dalam keadaan tewas dalam posisi berbaring menyamping ke kiri di dalam gudang meubel Jati Mas, Jl. Medan, Km 5,5, Kel. Sumber Jaya, Kec. Siantar Martoba, Sabtu (8/4) pukul 07:50.

Kapolres AKBP Fernando melalui Kasi Humas AKP Rusdi Ahya dan Kasat Reskrim AKP Banuara Manurung menyebutkan korban merupakan karyawan yang bekerja di gudang mebel Jati Mas dan bertugas sebagai penjaga gudang serta sebelum menemukannya meninggal, korban bertugas menjaga gudang pada malam hari.

Menurut istri korban, sebelum meninggal, korban telah mempunyai riwayat sakit perut, hingga sering mengeluhkan sakit dan sebelum menemukannya meninggal dunia, istri korban menyarankan agar korban tidak usah bekerja.

Namun, korban tetap ingin bekerja, hingga istri korban memberikan obat-obatan serta botol yang berisi air panas untuk antisipasi bila perut korban kembali kambuh sakitnya.

Pada Sabtu (8/4) pukul 07:50, saksi James Anggiat Nababan, 42, yang akan menggantikan korban menjaga gudang, menemukan korban telah meninggal dunia dalam posisi berbaring menyamping ke kiri dan dari mulut korban ada bekas muntah cairan seperti kopi.

Dari barang pribadi korban, ada obat-obatan pereda sakit perut dan satu botol berisi air. Pihak kepolisian yang datang setelah mendapat laporan temuan mayat itu, membawa korban ke RSUD dr. Djasamen Saragih untuk visum et repertum (VER) mayat, sedang para saksi, pihak Polsek Siantar Martoba membawa mereka ke Mapolsek untuk meminta keterangan mereka.

Dari hasil pemeriksaan korban di RSUD, dokter tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan setelah pemeriksaan para saksi di Polsek Siantar Martoba, istri korban bermohon agar tidak melakukan otopsi dengan membuat surat permohonan dan pernyataan.

Kasat Reskrim menyebutkan, setelah membuat surat permohonan dan pernyataan, keluarga korban membawa korban ke rumah duka untuk menyemayamkannya sebelum penguburan.(a28)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement