Breaking News
Memuat breaking news...

Program Kerja Dirut PD Pasar Didukung Para Pedagang Pasar Pendidikan

Redaksi
Redaksi
Selasa, 28 Juni 2022 - 2.09 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Sejumlah pedagang yang berjualan di Pasar Pendidikan Jl. Pendidikan Kelurahan Glugur Darat I Kecamatan Medan Perjuangan mengaku senang dengan berbagai program kerja yang dilaksanakan oleh Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Kota Medan Suwarno SE.

Sebagai pasar tradisional, Pasar Pendidikan tiap harinya didatangi banyak pembeli untuk berbelanja kebutuhan hidup sehari-hari. Berbagai perubahan sudah terlihat di Pasar Pendidikan sejak Dirut PD Pasar Kota Medan dijabat oleh Suwarno SE.

Para pedagang juga siap berkolaborasi untuk mewujudkan inovasi-inovasi yang dilakukan Dirut PD Pasar pasar-pasar tradisional menjadi pasar yang ramai dikunjungi para konsumen.
Seorang pedagang barang pecah belah, boru Siadari menyebutkan, kondisi Pasar Pendidikan saat ini sudah bersih, nyaman tertata tapi dan bersih dari sampah-sampah.

"Para konsumen semakin senang datang berbelanja di Pasar Pendidikan karena kondisi pasar yang nyaman," tutur Boru Siadari kepada Waspada, Selasa (28/6) di Pasar Pendidikan.

Boru Siadari menambahkan, kinerja Dirut PD Pasar sangat layak untuk didukung demi keberhasilan program kerjanya dalam memajukan pasar-pasar tradisional di bawah naungan PD Pasar.

"Fasilitas umum sudah ada di pasar-pasar tradisional. Kebersihan, kenyamaan dan keamanan sudah tercipta sehingga pedagang dan pembeli merasakan ketenangan saat bertransaksi di pasar tradisional," tutup Boru Siadari. (m27)

Waspada/Andi Aria Tirtayasa

Boru Siadari, pedagang barang pecah belah di Pasar Pendidikan Jl. Pendidikan Kecamatan Medan Perjuangan.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement