Breaking News
Memuat breaking news...

PRSU Ke-50 Resmi Ditutup, Catat 161.309 Pengunjung dan Perputaran Ekonomi Capai Rp50,7 Miliar

Redaksi
Redaksi
Minggu, 2 Agustus 2026 - 11.10 PM WIB
PRSU Ke-50 Resmi Ditutup, Catat 161.309 Pengunjung dan Perputaran Ekonomi Capai Rp50,7 Miliar
Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya menutup secara resmi event Pekan Raya Sumatera Utara ke 50, Minggu (2/8/2026). Waspada.ud/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 resmi berakhir pada Minggu (2/8), setelah berlangsung selama 31 hari sejak 3 Juli 2026. Mengusung tema "Harmoni Emas", ajang tahunan tersebut mencatatkan 161.309 pengunjung dengan nilai perputaran ekonomi mencapai Rp50.712.483.695.

Direksi PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PT PPSU) menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, sponsor, komunitas, dan masyarakat yang telah mendukung penyelenggaraan PRSU sehingga berjalan aman, tertib, dan sukses.

Menurut Direksi PT PPSU, peringatan usia emas PRSU menjadi momentum untuk memulai transformasi menuju penyelenggaraan yang lebih profesional, modern, inklusif, dan berdaya saing. PRSU diharapkan kembali menjadi ikon kebanggaan masyarakat Sumatera Utara sekaligus motor penggerak perdagangan, investasi, pariwisata, budaya, UMKM, dan ekonomi kreatif.

Selama penyelenggaraan, PRSU menghadirkan paviliun seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara serta satu paviliun negara sahabat, Pulau Pinang, Malaysia. Selain itu, terdapat 50 peserta pameran terpadu yang terdiri dari OPD, perguruan tinggi, dan pelaku UMKM, didukung 13 tenant kuliner serta 12 peserta Sumut Merchant Coffee Culture yang menampilkan kekayaan kopi dan kuliner khas daerah.

Sebagai pusat pelayanan publik dan rekreasi keluarga, PRSU juga menghadirkan Paviliun Dinas Pendidikan, layanan publik terpadu, serta berbagai wahana hiburan yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam satu ekosistem kolaboratif.

Direksi PT PPSU menegaskan, penyelenggaraan PRSU ke-50 menjadi bukti bahwa kegiatan berskala besar dapat terlaksana tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kesuksesan tersebut didukung sinergi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, serta berbagai mitra strategis melalui pola kemitraan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Dari sisi hiburan, panggung PRSU menampilkan 3.064 pengisi acara, terdiri atas 201 talenta nasional, 1.274 talenta kreatif Sumatera Utara, 1.333 penampil seni budaya, serta 256 peserta kompetisi. Lebih dari 75 persen penampil berasal dari Sumatera Utara sebagai bentuk komitmen memberikan ruang bagi seniman dan kreator lokal.

Kelancaran penyelenggaraan juga didukung lebih dari 600 personel, meliputi event organizer, petugas keamanan, tenaga kesehatan, petugas kebersihan, pemadam kebakaran, teknisi, relawan, hingga berbagai unsur pendukung lainnya.

Selain menjadi ajang hiburan dan promosi daerah, PRSU tahun ini juga mendapat perhatian pemerintah pusat. Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik guna mendorong PRSU berkembang menjadi agenda nasional yang didukung Kementerian UMKM, Kementerian Pariwisata, serta Kementerian Ekonomi Kreatif.

Di sektor industri masa depan, PRSU menerima kunjungan Persatuan Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) yang membuka peluang kerja sama dalam pengembangan kendaraan listrik dan energi baru terbarukan di Sumatera Utara.

PT PPSU juga menjajaki kerja sama di bidang kesehatan dan energi bersama PT CNEC Engineering Indonesia serta PT Kartika Amersial Aquasys. Sementara di sektor perdagangan internasional, Direktorat Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI hadir untuk membuka peluang transaksi business-to-business (B2B) dan memperluas akses ekspor produk unggulan Sumatera Utara.

Momentum PRSU ke-50 turut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT PPSU dan Rumah Sakit Umum Haji Medan guna memperkuat pengembangan kawasan PRSU dan meningkatkan nilai ekonomi penyelenggaraan pada masa mendatang.

Direksi PT PPSU menegaskan, seluruh kritik, masukan, dan saran dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi demi penyempurnaan penyelenggaraan PRSU pada tahun-tahun berikutnya.

Ke depan, PT PPSU berkomitmen menjadikan PRSU sebagai trade fair bertaraf nasional yang profesional dan modern, sekaligus pusat promosi perdagangan, investasi, pariwisata, budaya, serta ekonomi kreatif.

Dengan transformasi tersebut, PRSU diharapkan tidak hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga menjadi platform strategis yang mampu mempertemukan pelaku usaha, investor, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara secara berkelanjutan.(wsp.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement