Breaking News
Memuat breaking news...

PSMS Kalahkan Sriwihaya FC 1-0

Redaksi
Redaksi
Minggu, 19 April 2026 - 9.56 PM WIB
PSMS Kalahkan Sriwihaya FC 1-0
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): PSMS Medan menang 1-0 atas Sriwijaya FC dalam pertandingan pekan ke-25 Liga 2 Indonesia  2025-2026 di Stadion Utama Sumatera Utara pada Minggu (19/4/2026).

Gol tunggal laga Grup 1 itu dicetak Felipe Cadenazzi saat pertandingan baru berjalan empat menit. Kedua tim bermain dengan 10 personel usai wasit mengusir Antoni Putro Nugroho (PSMS) pada menit ke-46 sementara Fadil Rendian menyusul ke ruang ganti bagi tim tamu pada menit ke-52.

Hasil ini memberikan Ayam Kinantan kemenangan pertama dalam dua bulan dan enam laga terakhir setelah melewati rentetan tiga kekalahan dan dua hasil imbang.

Asa promosi PSMS Medan untuk musim ini harus pupus. Akan tetapi, nasib mereka masih lebih baik dari Elang Andalas yang sudah pasti terdegradasi ke Liga 3. Sriwijaya FC terdampar di dasar klasemen Grup 1 Liga 2 dengan hanya mengambil 2 angka dari 25 pertandingan. Pasukan Sriwijaya FC kalah 23 kali dan kebobolan 86 gol.

Dalam jalanya pertandingan, gol PSMS terjadi saat pertandingan baru bergulir empat menit. Pemain asing Felipe Cadenazi menjebol gawang Sriwijaya FC lewat sontekan kaki di tiang dekat setelah mendapat umpan silang akurat Clayton di sisi sayap kiri.

Pertandingan juga diwarnai sejumlah chants para suporter PSMS Medan kepada pelatih Sriwijaya FC, Iwan Setiawan yang dianggap merendahkan klub kebanggaan Kota Medan tersebut di sesi konferensi pers sebelum laga.

Wasit Subro Malisi melakukan cek VAR untuk kemungkinan kartu merah atas insiden tanpa bola Antoni Putro Nugroho (PSMS) kepada Oscar Novangga (Sriwijaya FC) pada menit ke-44.

Wasit melihat monitor dan memberikan kartu merah kepada penyerang sayap tuan rumah tersebut setelah menganggap adanya ayunan tangan dari Antoni ke Oscar. Babak pertama berakhir dengan PSMS Medan mengungguli Sriwijaya FC 1-0 tetapi mereka harus bermain dengan 10 personel.

Kubu tuan rumah ini nyaman meredam Sriwijaya dengan membatasi tim tamu tanpa satu pun upaya ke gawang mereka sepanjang 45 menit awal.

Babak kedua baru bergulir delapan menit ketika wasit Subro Malisi kembali mengecek VAR untuk kemungkinan kartu merah. Insiden kali ini melibatkan gelandang Sriwijaya Fadil Redian yang melakukan tekel telat ke Adlin Cahya. Keputusan wasit adalah mengganjar pemain Sriwijaya FC tersebut dengan kartu merah.

Kedua tim kini akan memainkan sisa laga dengan masing-masing 10 personel. Belum ada peluang emas lagi tercipta tetapi ada titik panas di laga setelah Sayfullah Kader tampak mengayunkan tangan yang mengenai Nazar Nurzaidin pada menit ke-75. Sayfullah menerima kartu kuning dengan Nazar harus menerima perawatan dari tim medis.

Setiawan lalu mengeksekusi tendangan bebas di pinggir area Sriwijaya FC. Namun, upayanya masih bisai dihalau para pemain bertahan. Peluang datang lagi bagi PSMS di injury time tetapi tembakan keras Rudi Yana masih melintasi atas mistar tim tamu.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak berikut bagi Elang Andalas yang pernah meraih dua gelar Liga Indonesia pada musim 2008 dan 2012. Sriwijaya FC juga menjadi penguasa Piala Indonesia dengan torehan tiga gelar beruntun (2008, 2009, 2010), menjadikannya klub dengan jumlah trofi Piala Indonesia terbanyak.  (id08/kps)

Klasemen Grup A Liga 2

Adhyaksa 25 13 8 4 59-33 47

Garudayaksa 24 12 9 3 41-16 45

FC Bekasi City 25 11 8 6 37-22 41

Sumsel United 25 11 6 8 37-30 39

Persiraja 24 10 7 7 38-28 37

PSPS 25 8 10 7 46-42 34

PSMS 25 9 7 9 31-29 34

Persikad Depok                25 8 7 10 35-40       31

Persekat 25 6 8 11 21-34 26

Sriwijaya 25 0 2 23 15-86 2

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement