Breaking News
Memuat breaking news...

PT SMGP Mengaku

Redaksi
Redaksi
Jumat, 30 September 2022 - 7.16 AM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PANYABUNGAN (Waspada): PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP), mengaku, 79 warga sesak napas dan muntah setelah mengeluh mencium bau menyengat berasal dari Wellpad T sekira pukul 18.00, terus dilarikan ke rumahsakit di Panyabungan, kemarin malam.

Informasi diperoleh Waspada, Jumat (30/9), berdasarkan siaran pers dikeluarkan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan Dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dikirimkan melalui Corporate Communication (Corpcom) PT SMGP Yani Siskartika.

Areal PT SMGP, perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPb) di Sibanggor Julu, Kec. Puncak Sorik Marapi, Kab. Mandailing Natal. Waspada/irham h nasution

Para korban berasal dari Desa Sibangor Julu dan Desa Sibangor Tonga, Kec. Puncak Sorik Marapi, Kab. Mandailing Natal. Desa ini tak jauh dari
areal PT SMGP, perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPb).

Dijelaskan, saat laporan keluhan warga diterima, aktivitas di Wellpad T adalah kegiatan bleeding sumur T-11 untuk menetralisir gas di dalam sumur yang menjadi bagian dalam rangkaian proses uji alir sumur T-11.

Proses bleeding, lanjut dia, dimulai pukul 15.30 hingga pukul 17.30 WIB dan direncanakan untuk dilanjutkan kembali keesokan harinya. Beberapa saat setelahnya, PT SMGP mendapat laporan adanya keluhan dari warga.

Dijelaskan, kegiatan uji alir sumur panas bumi memiliki risiko, salahsatunya berupa keluarnya gas H2S dalam prosesnya yang telah diantisipasi dengan serangkaian prosedur ketat, antaralain melakukan penetralisiran gas H2S sebelum fluida sumur panas bumi dialirkan.

Pada tahap persiapan, lanjutnya, kegiatan uji alir sumur tersebut sebelumnya telah dikoordinasikan dan mendapatkan persetujuan dari Pemkab Madina, kepolisian dan masyarakat sekitar.

Rangkaian kegiatan uji alir sumur T-11 telah dihentikan. Direktorat Jenderal EBTKE, Kementerian ESDM mengharapkan dukungan dari semua pihak agar situasi tetap kondusif. (irh)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement