Breaking News
Memuat breaking news...

Puluhan Warga Blokir Jalan Masuk PKS Ensem

Redaksi
Redaksi
Rabu, 15 Februari 2023 - 5.48 PM WIB
Puluhan Warga Blokir Jalan Masuk PKS Ensem
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BIREM BAYEUN (Waspada): Puluhan warga melakukan aksi blokir jalan masuk menuju Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Esem, di Desa Aramiyah, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (15/2).

Adapun pemblokiran oleh warga menggunakan alat berat berupa beko yang mengeruk jalan menuju pabrik tersebut di mana aksi tersebut dimotori oleh geuchik dan perangkat gampong.

Pj Geucik Gampong Aramiyah, Abdul Rahman dan didampingi Ketua Pengelola Aset Desa, Wahyu, dalam aksinya menuntut kepada perusahaan. "Pabrik PKS Ensem dianggap tidak mau bekerja sama lagi dengan Desa Aramiyah," kata Rahman.

Lalu, kata Rahman, desa meminta agar pengelolaan limbah pabrik agar dapat dikelola oleh desa sendiri dengan cara dibeli oleh desa sendiri.

Kemudian, jalan yang dilintasi oleh perusahaan merupakan jalan fasilitas desa. "Kami dari mewakili desa meminta agar pabrik Ensem dapat memberi hak pengelolahan terhadap abu limbah untuk Desa Aramiyah," ujar warga.

Tak berselang lama pihak perusahaan menerima kedatangan para perangkat desa mempersilakan masuk ke dalam kantor perusahaan pabrik PKS untuk melakukan pertemuan bersama.

Dalam pertemuan tersebut hadir Manager Perusahaan Pabrik PKS Ensem, M.S.Keliat, KTU perusahaan, Meli, para perangkat gampong juga hadir Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Sementara itu Manager Perusahaan, MS Keliat, mengatakan, pihak perusahaan menanggapi dari apa yang diminta oleh desa untuk pengelolaan abu pabrik. "Tapi kami meminta waktu dalam satu minggu agar nanti kami dari pihak perusahaan akan berkordinasi kembali ke desa," ujarnya.

Dia juga meminta waktu kepada perangkat desa untuk menyelesaikan kontrak yang sudah berjalan. "Setelah kami menyelesaikan kontrak tersebut sebesar 20 ton tersebut, maka kami dari pihak pabrik akan memberi kepada Desa Aramiyah," sebutnya.

Setelah mendengar keterangan dari perusahaan maka pertemuan tersebut menyimpulkan antara perangkat desa dan perusahan telah memberi kesepakatan agar desa dapat mengelola hasil limbah pabrik PKS Ensem yang ada untuk masyarakat Desa Aramiyah, hanya saja meminta waktu dalam satu minggu untuk menyelesaiakan kontrak yang sudah berjalan.

Menjelang sore akhirnya semua warga yang memblokir jalan tersebut membubarkan diri. (crp)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement