Breaking News
Memuat breaking news...

Pusat Pasar Sibuhuan Lengang

Redaksi
Redaksi
Minggu, 9 April 2023 - 5.16 PM WIB
Pusat Pasar Sibuhuan Lengang
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SIBUHUAN (Waspada): Pusat pasar Sibuhuan terlihat lengang dan sepi pembeli, diduga termasuk dampak kisruh pemerintahan Kabupaten Padanglawas (Palas) sejak beberapa bulan belakangan.

Menurut sejumlah pedagang kepada Waspada, Minggu (9/4), sekalipun sudah melampaui pertengahan Ramadan, pembeli masih lengang dan sepi, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Seperti kata salah satu pedagang mengaku boru Nasution, warga Sibuhuan, kondisi penjualan saat ini sangat jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Karena tahun sebelumnya, pertengahan Ramadan sudah mulai banyak pembeli. Tetapi sekarang masih sepi, memang banyak yang pesan, tetapi belum ada pembayaran. Karena alasan belum ada pencairan keuangan Pemkab Padanglawas.

Memang seperti diketahui, pihak Bank Sumut cabang Sibuhuan sempat membekukan rekening pemkab Palas, dengan melakukan penundaan pencairan anggaran keuangan APBD Palas tahun 2023.

Salah satu masyarakat Padanglawas, H. Imron Harahap, SE, mengatakan kisruh pemerintahan Kabupaten Padanglawas tidak hanya berdampak terhadap kegiatan pelayanan dan program pembangunan, bahkan bisa berdampak terhadap ekonomi masyarakat.

Apalagi kata H Imron yang juga tokoh pejuang pemekaran Padanglawas, 5.000 an lebih pegawai di lingkungan Pemkab Padanglawas, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non ASN pembayaran gaji dan tunjangannya sempat tertunda. Tentu akan berpengaruh luas terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.

Belum lagi sesuai keterangan kegiatan fisik yang sudah dilaksanakan di tahun 2022 yang belum dibayarkan pemkab Palas melalui Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) terhadap pihak ketiga sekitar Rp17,8 miliar. Hal ini tentu ikut berdampak terhadap masyarakat.

"Bagaimanapun, kita berharap agar pemerintah kabupaten Padanglawas bersama DPRD menyikapi permasalahan yang terjadi dengan Arif, sehingga tidak semakin luas dampaknya terhadap masyarakat," katanya.(a30)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement