Breaking News
Memuat breaking news...

Puskesmas Ujung Batu I Jemput Bola Tekan Kematian Ibu Dan Anak

Redaksi
Redaksi
Senin, 4 Maret 2024 - 5.09 PM WIB
Puskesmas Ujung Batu I Jemput Bola Tekan Kematian Ibu Dan Anak
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Petugas kesehatan Puskesmas Ujung Batu I melakukan Home care di desa Ujung Batu IV terhadap bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR).(Waspada/Ist)

HUTARAJA TINGGI (Waspada): Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ujung Batu I, kecamatan Hutaraja Tinggi, kabupaten Padang Lawas lakukan upaya jemput bola demi menekan angka kematian ibu dan anak.

Demikian Kepala Puskesmas Ujung Batu I, kecamatan Hutaraja Tinggi, Lindawati Lubis, SKM saat dihubungi waspada, Senin (4/3).

Dikatakan, di wilayah kerja Puskesmas Ujung Batu I kasus kematian ibu nihil dan kematian anak ada satu untuk tahun 2022 - 2023.

Sedang dukun beranak di wilayah Puskesmas Ujung Batu I sudah tidak ada. Karena jika tidak bisa atau sudah tidak memungkinkan langsung dijemput untuk melakukan persalinan di puskesmas atau Pukesmas pembantu.

Petugas kesehatan Puskesmas Ujung Batu I melakukan Pemeriksaan kesehatan remaja.(Waspada/Ist)

Linda menambahkan, personil tenaga medis di Puskesmas Ujung Batu I sebanyak 30 orang ASN dan dibantu 30 orang tenaga non ASN, termasuk Eka Fitrianti yang membidangi kesehatan ibu dan anak.

Sedang Wilayah kerja Puskesmas Ujung Batu I meliputi desa Ujung Batu I, desa Ujung Batu IV dan desa Ujung Batu V. Dan tiap desa petugas kesehatan melakukan Home care bagi ibu yang baru melakukan persalinan.

Disamping melakukan pemeriksaan kesehatan secara reguler bagi masyarakat. Petugas kesehatan di puskesmas ujung Batu I juga melakukan pemeriksaan kesehatan bagi remaja, katanya. (a30/C)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement