Breaking News
Memuat breaking news...

Puskesmas Ujung Batu Tidak Pernah Abaikan Pelayanan

Redaksi
Redaksi
Rabu, 22 Februari 2023 - 10.30 PM WIB
Puskesmas Ujung Batu Tidak Pernah Abaikan Pelayanan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PALAS (Waspada): Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pasar Ujung Batu kecamatan Sosa, kabupaten Padanglawas tidak pernah mengabaikan tugas pelayanan terhadap masyarakat.

Demikian M. Safi'i Pasaribu, SH, selalu penasihat hukum kepala Puskesmas Pasar Ujung Batu, Sugita Esadora, SKM, M.Kes kepada Waspada Rabu (22/2). Terkait tudingan anggota DPRD bahwa kurangnya pelayanan Puskesmas Pasar Ujung Batu.

Dikatakan, menurut keterangan kliennya, bahwa Puskesmas yang dipimpinnya sejak April tahun 2020 itu memiliki 172 orang tenaga medis, termasuk 6 orang dokter umum dan dua dokter gigi, serta 18 orang perawat selebihnya bidan.

Apalagi Puskesmas Pasar Ujung Batu menaungi lima Puskesmas Pembantu (Pustu) serta 39 desa yang harus dilayani.

Sementara semua tenaga medis telah membuat komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan, baik di gedung Puskesmas maupun di luar gedung.

Malah sejak tahun 2022 Puskesmas Pasar Ujung Batu telah menangani pengobatan empat pasien aktif HIV Aids dan tahun 2023 ini dua pasien rujukan dari RS Adam Malik. Sebab Puskesmas Ujung Batu satu-satunya yang melayani pengobatan pasien HIV Aids di Padanglawas.

Maka M. Safi'i Pasaribu, SH mengatakan terkait tudingan anggota DPRD bahwa Puskesmas Pasar Ujung Batu kurang dalam pelayanan merupakan kritikan yang baik, sehingga ke depan pelayanan kesehatan di Puskesmas tersebut akan semakin baik.

Seperti dibangunnya unit gedung yang khusus melayani ibu dan anak, termasuk untuk pemeriksaan kehamilan dan penangan proses persalinan,vserya pasca persalinan.

"Tetapi kita sangat tidak setuju jika kritikan itu yang sifatnya sentimen pribadi. Bahkan sangat tidak elok bila seorang wakil rakyat dalam menjalankan tugas terkesan menyerang pribadi kepala Puskesmas," katanya.

Sebagaimana dikatakan anggota DPRD Palas sebelumnya, bahwa Puskesmas Pasar Ujung Batu pernah terjadi kekosongan obat-obatan, membuat terkendala pelayanan kesehatan. Begitu juga pelayanan IGD yang selayaknya rumah tunggu kelahiran. (a30)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement