Putri Chairil Anwar Bahagia Karya Sang Ayah Masih BergemaPutri Chairil Anwar Bahagia Karya Sang Ayah Masih Bergema
JAKARTA (Waspada): Eva Wani, satu-satunya putri penyair besar Chairil Anwar, mengaku bahagia karena sampai saat ini puisi-puisi karya ayahnya masih bergema dan dikagumi, sampai saat ini.
Eva yang kini berusia 76 tahun bercerita kalau sang ayah meninggal dunia saat Eva masih balita. Sebab itu, Eva mengaku tidak terlalu mengenal betul sosok sang ayah. Akan tetapi dia mendapat banyak cerita dari seniman besar lainnya seperti HB Jasin dan Asrul Sani.
Eva lantas menirukan ucapan ayahnya yang dia dengar dari sang ibu. Chairul berharap sang putri tumbuh cerdas dan berani.
Produser Mira Lesmana dan Sutradara Riri Riza hadir dalam kesempatan itu. Direktur PMM Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra juga ikut memberi sambutan pada peluncuran antologi seni video Aku Chairil. Menurut Mahendra, apa yang dilakukan Miles Films dan Kemendikbudristek adalah bagian dari upaya memperkenalkan karya besar anak bangsa.
Secara bergantian, Mira dan Riri menjelaskan proses dibalik pembuatan antologi seni video Chairil Anwar. Mulai dari kapan ide muncul sampai proses akurasi puisi dan pemilihan seniman.
Sedianya, serial antologi seni video 'Aku, Chairil' dapat disaksikan di youtube Indonesiana atau di Indonesiana.TV mulai Jumat (28/4/2023) sampai 12 Mei 2023.
Chairil Anwar lahir di Medan, 26 Juli 1922 dan meninggal akibat sakit pada 28 April 1949. Tanggal kepergiannya itu kini menjadi hari puisi.
Dijuluki sebagai "Si Binatang Jalang", Chairil telah menulis 96 karya, termasuk 70 puisi. Bersama Asrul Sani dan Rivai Apin, ia dinobatkan oleh HB Jassin sebagai pelopor Angkatan '45 sekaligus puisi modern Indonesia. (J02)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda