Breaking News
Memuat breaking news...

Raih Akreditasi Unggul UNPAB Menuju WCU

Redaksi
Redaksi
Senin, 21 Oktober 2024 - 7.27 PM WIB
Raih Akreditasi Unggul UNPAB Menuju WCU
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) berhasil meraih akreditasi Unggul dengan nilai 363 yang ditetapkan pada 8 Oktober 2024, berdasarkan SK No. 1865/SK/BAN-PT/Ak/Pt/X/2024.

Demikian dikemukakan Kepala Humas UNPAB, Hamsa Aulia Pohan, S.M, Senin (21/10) kepada Waspada. “Dengan prestasi ini, UNPAB merupakan perguruan tinggi swasta ketiga berhasil meraih akreditasi Unggul di Sumatera Utara, yang merupakan pencapaian atas komitmen UNPAB dalam memberikan pendidikan berkualitas yang berorientasi pada perkembangan ilmu pengetahuan. UNPAB saat siap menuju World Class University (WCU),” katanya.

Dia mengatakan, saat ini, UNPAB memiliki 25 program studi, di mana enam di antaranya telah terakreditasi sebagai program studi unggul. Keenam program studi tersebut meliputi manajemen, ilmu hukum, agroteknologi, peternakan, filsafat, dan magister ilmu hukum.

“Keunggulan ini mencerminkan dedikasi UNPAB dalam mengembangkan kurikulum yang relevan dan meningkatkan kompetensi mahasiswa. Dengan akreditasi ini, UNPAB semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu universitas terkemuka di Indonesia,” tambahnya.

Lebih jauh, katanya, UNPAB juga mencerminkan reputasinya sebagai pilihan utama bagi calon mahasiswa yang mencari pendidikan berkualitas. UNPAB terus berkomitmen terus meningkatkan kualitas pendidikan demi mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional, serta mewujudkan cita-cita pendidikan yang lebih baik untuk generasi mendatang.(m19)

Waspada/Ist

Dokumen Akreditasi Unggul UNPAB.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement