Breaking News
Memuat breaking news...

Ramadan Dan Jelang Lebaran Transaksi Digital Melonjak 11,39 Persen 

Redaksi
Redaksi
Rabu, 19 April 2023 - 2.44 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA ­(Waspada): Selama Ramadan dan jelang Lebaran atau hingga Maret 2023 Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi digital terus melonjak, dengan nilai hingga 11,39 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi sebesar Rp34,1 triliun.

Sementara, nilai transaksi digital banking mencapai Rp4.994,1 triliun atau tumbuh sebesar 9,88 persen yoy pada Maret 2023. Untuk nilai transaksi pembayaran lewat ATM, kartu debit, dan kartu kredit juga meningkat 0,945 persen yoy menjadi Rp707,1 triliun.

Kita perkirakan peningkatan tersebut akan terus berlanjut sejalan dengan geliat aktivitas masyarakat. Apalagi pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital didukung oleh sistem pembayaran yang lancar dan andal,l," kata Gubernur BI Perry Warjiyo, di kutip Rabu (19/4/2023)

Ke depan, lanjutnya, peningkatan transaksi ekonomi dan keuangan digital diperkirakan berlanjut, sejalan kenaikan aktivitas masyarakat dan perluasan serta optimalisasi ekosistem pengguna.

Pihak BI bersama Kemenko bidang Perekonomian dan asosiasi juga akan menggelar Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia 2023 pada 7-10 Mei 2023 di Jakarta sebagai bagian dari kegiatan Keketuaan ASEAN 2023. Acara ini akan menampilkan berbagai inisiatif dan inovasi digital.

Sedangjan dari sisi pengelolaan rupiah, Perry mengatakan, jumlah uang kartal yang diedarkan pada Maret 2023 meningkat 6,73 persen yoy menjadi Rp948,8 triliun.

Pihaknya akan terus memastikan ketersediaan uang rupiah dan memperkuat layanan kas masyarakat melalui perbankan, serta menyediakan lokasi layanan penukaran uang pada titik-titik keramaian dan jalur mudik.

Sebelumnya, Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman menuturkan bahwa sedikitnya ada 5.066 titik penukaran uang tunai di seluruh Indonesia dengan ketersediaan uang tunai sebanyak Rp195 triliun, naik 8,22 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Aida mengatakan jumlah uang tunai yang disiapkan juga telah memerhatikan sejumlah kondisi, seperti dicabutnya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan tradisi mudik yang bakal dilakukan masyarakat. (J03)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement