Breaking News
Memuat breaking news...

Ramadhan Peduli, Polisi Bedah Rumah Warga Miskin Di Aceh Timur

Redaksi
Redaksi
Minggu, 23 Maret 2025 - 4.34 PM WIB
Ramadhan Peduli, Polisi Bedah Rumah Warga Miskin Di Aceh Timur
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TIDAK sekedar membagi takjil, namun sebagai wujud kepedulian sosial jajaran Polres Aceh Timur melakukan bedah rumah masyarakat kurang mampu. Hal itu dilakukan sebagai menjelang akhir Ramadan 1446 hijriyah di Desa Paya Bili Dua, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur.

Inisiatif tersebut merupakan bagian dari Program Kapolres Aceh Timur AKBP Nova Suryandaru SIK. Meskipun hendak pindah tugas ke Polda Aceh, namun program tersebut tetap dijalankan untuk membantu warga kurang mampu dalam mendapatkan hunian yang layak huni.

Rumah yang dibangun hingga selesai finishing itu milik Marzuki, warga Peudawa, Aceh Timur. Bedah rumah ini dipimpin Kapolres Aceh Timur AKBP Nova Suryandaru, didampingi Wakapolres Kompol Iswar SH, dan para PJU, Kapolsek Peudawa dan anggota Polres Aceh Timur.

Dalam kesempatan itu, AKBP Nova Suryandaru SIK mengatakan, program tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. “Sengaja Program Bedah Rumah ini dilaksanakan di bulan Ramadan dan bertepatan hari yang mulia yakni Jumat,” kata kapolres, di sela-sela Bedah Rumah Marzuki di Paya Bili Dua, Jumat (21/3).

Dengan terlaksananya program ini, Nova berharap semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari inisiatif sosial Polri, sehingga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan kepedulian dan kebersamaan.

Gagasan yang dilaksanakan AKBP Nova Suryandaru tersebut mengisyaratkan dan mengajarkan umat Islam untuk saling membantu dan memberi antar sesama. Secuil kebaikan yang diberikan terhadap mereka yang membutuhkan itu lebih baik dari salat sunat 1.000 rakaat, apalagi yang dibantu itu adalah dhuafa dengan tanggungan keluarga yang banyak dan menetap di rumah tidak layak huni.

Muhammad Ishak

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement