Breaking News
Memuat breaking news...

Ratusan Bungkus Narkotika Ditemukan Di Tanjungbalai, Pemuda Islam Minta Polda Sumut Buka Terang

Redaksi
Redaksi
Rabu, 1 Mei 2024 - 4.39 PM WIB
Ratusan Bungkus Narkotika Ditemukan Di Tanjungbalai, Pemuda Islam Minta Polda Sumut Buka Terang
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

TANJUNGBALAI (Waspada) : Temuan seratusan bungkus narkotika di Teluknibung, Kota Tanjungbalai, masih menyisakan pertanyaan. Ketua DPC Pemuda Islam Tanjungbalai, Ridho, mendesak Polda Sumut untuk membuka kasus ini secara terang benderang, Rabu (1/5).

"Penemuannya agak aneh, terlalu banyak pertanyaan yang belum terjawab," kata Ridho.

Keanehan ini muncul karena temuan narkotika ini terjadi dua hari setelah kunjungan Kepala BNN Martinus Hukom dan Kapolda Sumut Irjenpol Agung Setya Imam Effendi ke Tanjungbalai pada 24 April 2024.

Ridho. Waspada/Ist

Lebih lanjut, Ridho mempertanyakan tidak adanya keterangan resmi dan siaran pers dari Direktorat Narkotika Polda Sumut. Padahal narkotika ini katanya sangat berbahaya, masyaraka wajib tau siapa sebenarnya pemain narkotika yang ada di sana.

Ia juga mempertanyakan tidak adanya tersangka dalam temuan ini. Masyaraka meminta agar aparat tidak main-main dalam menyelesaikan permasalahan Narkotika.

"Ketidakjelasan ini menciptakan keraguan di tengah masyarakat," ucap Ridho.

Sekretaris MPI DPD KNPI Kota Tanjungbalai, Rudiatun SH.I, juga mengungkapkan keheranannya. Ia mempertanyakan mengapa tukang becak yang mengangkut narkotika tersebut tidak berhasil ditangkap.

Rudiatun. Waspada/Ist

Rudiatun, yang tinggal di sekitar lokasi penemuan, juga merasa janggal karena tidak ada suara letusan senjata saat kejadian. "Biasanya kan ada tembakan peringatan jika tersangka lari," jelasnya.

Rudiatun dan Ridho bersama-sama meminta Kapolri untuk memberikan perhatian atas kasus ini. Mereka berharap Polda Sumut serius dan tidak main-main dalam pemberantasan narkotika.

"Sudah cukup banyak generasi muda yang hancur masa depannya akibat narkoba," kata Rudiatun.

Kejadian ini kembali memicu pertanyaan tentang efektivitas upaya pemberantasan narkotika di Tanjungbalai. Masyarakat berharap Polda Sumut dapat memberikan kejelasan dan bertindak tegas dalam kasus ini. (a21/a22).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement