Breaking News
Memuat breaking news...

Ratusan Massa Singkuang 1 Nginap Di Areal PT RPR

Redaksi
Redaksi
Kamis, 11 Mei 2023 - 6.33 AM WIB
Ratusan Massa Singkuang 1 Nginap Di Areal PT RPR
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MADINA (Waspada): Massa Singkuang 1, Kec. Muara Batang Gadis, Kab. Mandailing Natal untuk menuntut hak plasma, bertahan dan nginap di areal PT RPR, Rabu (10/5) malam.

"Iya, kami tetap bertahan sampai saat ini. Masyarakat, 200-an warga, menginap di sini," ujar Ketua Koperasi Perkebunan Hasil Sawit Bersama (KP-HSB) Sapihuddin, SPd.I melalui sambungan telepon seluler.

Sapihuddin, akrab disapa Ustadz Buyung Umak mengungkapkan, ratusan massa menginap di areal perkebunan, laki-laki dan perempuan, tua dan muda, termasuk anak-anak. Mereka nginap di bawah tenda yang terbatas.

Sedangkan Rabu pagi, massa tertahan di pintu gerbang kantor PT RPR, personel polisi berjaga-jaga. Orasi dilakukan di situ.

Ustadz Buyung Umak mengungkapkan,
masyarakat menuntut hak 20 persen dari areal HGU perusahaan, yang sudah belum pernah terima hak masyarakat dalam rentang 18 tahun.

"Tuntutan kami jelas: 50 persen di dalam HGU, 50 persen di luar HGU wilayah MBG. Jadi, sekira 350 ha dari dalam, 350 ha di luar," katanya, seraya menjelaskan, masyarakat akan bubar dari lokasi perusahaan setelah masyarakat menerima hak. (irh)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement