Breaking News
Memuat breaking news...

Ratusan Pemohon SKCK Membludak Di Depan Polrestabes Medan

Redaksi
Redaksi
Senin, 2 September 2024 - 10.05 AM WIB
Ratusan Pemohon SKCK Membludak Di Depan Polrestabes Medan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Ratusan pemohon surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) membludak di depan Mako Polrestabes Medan Jl. H Mohammad Said, Kelurahan Sidorame Barat I Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (2/9).

Para pemohon SKCK tersebut sudah berada di depan Mako Polrestabes Medan sejak pukul 08:00 namun baru bisa masuk sekira pukul 09:35 setelah kegiatan upacara selesai.

Ramainya pemohon SKCK tersebut karena pemerintah membuka penerimaan lowongan kerja untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dan peserta PPPK.

Seorang pemohon SKCK bernama Hendri mengaku sudah tiba di depan Mako Polrestabes Medan agar bisa mendaftar lebih awal karena harus melengkapi beberapa persyaratan lainnya.

"Sejak pukul 08:00 saya sudah berada di depan Polrestabes Medan supaya bisa mendaftar lebih awal. Ternyata sampai pukul 09:00 belum juga dibolehkan masuk karena masih ada kegiatan upacara di dalam," sebut Hendri yang akan mendaftar sebagai calon PNS kepada waspada.id.

Pantauan waspada.id, pasca beredarnya lowongkan kerja dari pemerintah, ratusan pemohon SKCK setiap harinya mendatangi Polrestabes Medan.

Selain mengurus SKCK buat mendaftar CPNS dan PPPK, ada juga yang mengurus SKCK buat melamar pekerjaan di swasta seperti Grab dan ojek online linenya.

Membludaknya para pemohon SKCK juga membuat omset penghasilan juru parkir di depan Mako Polrestabes Medan mengalami peningkatan.(m27)

Waspada/Andi Aria Tirtayasa

Para pemohon SKCK berdiri di depan pintu masuk Polrestabes Medan sejak pukul 08:00 sebelum diizinkan masuk.

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement