Breaking News
Memuat breaking news...

Realisasi investasi Kuartal II/2024 Tumbuh 6,7 Persen

Redaksi
Redaksi
Senin, 29 Juli 2024 - 2.39 PM WIB
Realisasi investasi Kuartal II/2024 Tumbuh 6,7 Persen
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi pada kuartal II/2024 mencapai Rp428,4 triliun atau tumbuh 6,7% dari kuartal sebelumnya.

Jika dirincikan, realisasi penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp217,3 triliun, tumbuh 6,3% secara kuartalan atau 16,6% secara tahunan.

Sedangkan realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) tercatat sebesar Rp211,1 triliun, dengan pertumbuhan yang lebih tinggi sebesar 7,1% secara kuartalan atau 29,1% secara tahunan.

"Capaian realisasi investasi pada kuartal II/2024 tersebut tumbuh 6,7%, jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya (quarter-to-quarter/qtq)," kata Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia di Jakarta, Senin (29/7/2024).

Tapi, lanjutnya, kalau dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, realisasi investasi kuartal II/2024 meningkat tinggi sebesar 22,5% (year-on-year/yoy).

Sementara berdasarkan lokasi, realisasi investasi di Pulau Jawa tercatat sebesar Rp213,2 triliun, tumbuh 6,3% secara kuartalan atau 27,1% secara tahunan.

Di sisi lain, investasi di luar Pulau Jawa mencapai Rp215,2 triliun, tumbuh 7,1% secara kuartalan atau 18,3% secara tahunan.

Kementerian Investasi mencatat realisasi investasi pada kuartal I/2024 mencapai Rp401,5 triliun, tumbuh 22,1% secara tahunan.

Realisasi tersebut mencapai 32,4% dari target Renstra 2024 yang sebesar Rp1.239,3 triliun, atau mencapai 24,3% dari target yang ditetapkan Presiden Joko Widodo sebesar Rp1.650 triliun. (J03)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement