Breaking News
Memuat breaking news...

Resep Kolak Pisang, Kolak Paling Autentik Dalam Sejarah

Redaksi
Redaksi
Rabu, 13 Maret 2024 - 4.38 PM WIB
Resep Kolak Pisang, Kolak Paling Autentik Dalam Sejarah
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BERAGAM menu kolak bisa dengan mudah ditemukan saat ini, dari kolak pisang sampai kolak biji salak. Namun merunut sejarahnya kolak yang paling autentik adalah kolak pisang. Berikut resep kolak pisang. 

Kemunculan kolak berkaitan dengan perkembangan Islam di tanah Jawa. Kolak rupanya jadi media dakwah para ulama. Kolak jadi suguhan sebelum atau sesudah sarasehan atau kumpul warga.

Kolak yang autentik hanya menggunakan bahan dasar berupa ubi jalar dan pisang, terutama pisang kepok. Mengutip dari laman Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, ubi mengandung makna mengubur dalam-dalam kesalahan yang pernah dilakukan.

Sementara itu, pisang kepok dimaknai sebagai simbol 'kapok' atau jera alias tidak mengulangi perbuatan dosa.

Berikut resep kolak pisang, kolak yang paling autentik:

Bahan:

8 buah pisang kepok, potong-potong
500 g ubi jalar, kupas dan potong dadu besar
200 g gula merah atau sesuai selera
3 lembar daun pandan, cuci bersih
1 liter santan
1/2 sdm vanili bubuk
Gula pasir secukupnya
Garam secukupnya

Cara membuat resep kolak pisang:

  1. Rebus santan, gula merah, gula pasir, vanili bubuk dan daun pandan dengan api sedang. Aduk perlahan sampai mendidih.
  2. Masukkan ubi jalar dan terus aduk agar santan tidak pecah.
  3. Setelah ubi sudah setengah matang, ma sukkan pisang dan aduk kembali selama beberapa menit.
  4. Koreksi rasa dengan menambahkan gula pasir dan garam.
  5. Kolak siap disajikan.(cnni)
Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement