Breaking News
Memuat breaking news...

Retali Travel Berangkatkan 28 Jemaah Umrah Perdana Di KNIA

Redaksi
Redaksi
Kamis, 25 Januari 2024 - 3.54 PM WIB
Retali Travel Berangkatkan 28 Jemaah Umrah Perdana Di KNIA
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELISERDANG (Waspada): 28 Jemaah umrah diberangkatkan perdana PT Retali Mustajab Travel melalui Kuala Namu Internasional Airport (KNIA) dengan pesawat Lion Air JT 84 langsung Madinah, Kamis (25/1/2024) sekira pukul 16:30.

Puluhan jemaah umrah berasal dari Sumatera Utara, Pekanbaru dan Bekasi ini ditempatkan di Saphire Lounge KNIA sebelum diberangkatkan ke tanah suci.

Owner PT Retali Mustajab Travel Fahrizal yang dikonfirmasi Waspada, di sela keberangkatan jemaah umrah menyatakan pemberangkatan jamaah umrah tersebut merupakan kali pertama dari Medan.

Kendati demikian travelnya sudah sejak lama menangani atau mengurus jamaah umrah dari kota-kota lain yang ada di Indonesia khususnya dari Jakarta, sejak tahun 2015.

Owner PT Retali Mustajab Travel Fahrizal didampingi ustadz memberikan keterangan terkait keberangkatan perdana jemaah umrah dengan pesawat Lion Air JT 84 dari KNIA langsung Madinah.Waspada/Irianto

“Insha Allah, untuk wilayah Medan ini yang perdana, dan selanjutnya akan diberangkatkan jamaah umrah 18 April 2024 mendatang,” paparnya.

Fahrizal juga menjelaskan, supaya jamaah lebih khusuk beribadah selama umrah pihaknya lebih mengutamakan dari sisi keamanan dan kenyamanan serta booking tiket pesawat jauh-jauh hari.

Di samping itu juga untuk penginapan (hotel) jemaah jauh-jauh hari juga sudah kontrak jangka panjang baik di Madinah dan Makkah.

“Jadi kami tidak kutu loncat pindah-pindah hotel baik Madinah dan Makkah, bertujuan apa, supaya jemaah merasa aman dan nyaman beribadah,” sambungnya.

Ia juga menjelaskan pihaknya tidak memiliki trik marketing macam-macam, dan tidak bermain harga terkait umrah. Kenapa? "Karena bagi kami umrah ini lebih kuat sisi ibadah. Sebab yang kita layani tamu-tamu Allah, dan inilah yang kita pertanggungjawabkan dari sisi ibadahnya daripada sisi komersial,” sebutnya.

"Maka dengan keberangkatan perdana jemaah umrah dari Medan ini mudah-mudahan Allah mudahkan dan ridhoi apa yang kami lakukan," tambahnya.

Jemaah umrah Retali Travel ditempatkan di Saphire Lounge KNIA sebelum diberangkatkan.Waspada/Irianto

Sebelumnya, Kepala Cabang Medan PT Retali Mustajab Travel Syafiah Mukhlishoh menjelaskan pemberangkatan perdana ini sebanyak 28 jemaah, dari kabupaten/kota yang ada di Sumatera Utara, Pekan Baru dan Bekasi.

“Keberangkatan ini paket umrah 13 hari. Harapan kita pada jemaah sesuai dengan slogan PT Retali, ‘umrah hemat ibadah nikmat', kita berupaya ibadah umrah mereka sehemat-hematnya. Apalagi biayanya di angka Rp 27 jutaan per jemaah," sebutnya.

“Memang ada yang meragukan biaya Rp 27 jutaan, apalagi paket 13 hari. Bahkan ada yang menilai stigma negatif pada travel kita, terlalu murah. Tapi,inilah kenyataannya, kita berangkatkan jamaah sesuai dengan jadwal yang ditentukan,” jelasnya.

Eliana, 56, jemaah umrah asal Medan Marelan mengaku senang dan bangga berangkat dari PT Retali Mustajab Travel Cabang Medan beralamat di Jl. Karya Tani No.129 Medan Johor. Selain ongkos terjangkau pelayanan juga sangat baik.

“Alhamdulillah, kami seluruh jemaah dipermudah, baik dari awal hingga pengurusan paspor,dilayani dengan baik. Pokoknya, sangat aman dan nyaman,” ungkapnya. (a13)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement