Breaking News
Memuat breaking news...

RI Kutuk Serangan 11 Rudal Israel Ke Area RS Indonesia

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 11 November 2023 - 6.53 AM WIB
RI Kutuk Serangan 11 Rudal Israel Ke Area RS Indonesia
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Kementerian Luar Negeri RI mengutuk serangan 11 rudal Israel dalam satu hari ke area sekitar Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza Palestina pada Kamis (9/11).

"Indonesia sekali lagi mengutuk serangan-serangan biadab terhadap warga dan obyek sipil, khususnya fasilitas-fasilitas kemanusiaan di Gaza," kata juru bicara Kemlu RI Lalu Muhammad Iqbal dalam rilis resmi, Jumat (10/11).

RS Indonesia menjadi fasilitas medis yang tersisa di Gaza sekaligus menjadi tempat pengungsian warga.
Di kesempatan itu, Iqbal juga mengatakan sasaran rudal adalah daerah Taliza'tar. Lokasi ini, lanjut dia, sangat dekat dengan Rumah Sakit Indonesia.
"Sehingga RSI mengalami sejumlah kerusakan fisik tambahan," imbuh dia.

Sebelumnya, lingkungan sekitar RS Indonesia di Gaza utara terkena serangan 11 rudal dalam satu hari.
Direktur RS Indonesia di Gaza, Atef Kahlout, mengatakan rumah sakit itu hancur imbas pemboman Israel.

"Pecahan besar peluru terbang ke rumah sakit," ungkap Kahlout, dikutip Al Jazeera.

Serangan di area sekitar RS Indonesia terekam dalam sebuah video. Di video tersebut tampak cahaya terang muncul di langit dekat gedung rumah sakit.

Dalam rekaman tersebut juga terdengar ledakan berkali-kali. Orang-orang di sekitar RS dan mereka yang ada di dalam tenda berlarian mencari tempat berlindung.

Israel melancarkan agresi ke Gaza pada 7 Oktober. Mereka juga mendeklarasikan perang dengan Hamas.

Selama agresi, pasukan Israel menyerang rumah sakit, masjid, gereja, sekolah, hingga tempat pengungsian.

Imbas serangan itu, 10.500 warga Palestina meninggal, dari jumlah ini 60 persen di antaranya anak-anak dan perempuan.(cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement