Breaking News
Memuat breaking news...

Ruang Administerasi Kepala Wilker KKP KNIA Diserahkan

Redaksi
Redaksi
Rabu, 1 Maret 2023 - 3.42 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

DELISERDANG (Waspada):
Sebagai wujud komitmen PT Angkasa Pura Aviasi (AVI) dalam meningkatkan kinerja instansi di Kualanamu International Airport (KNIA), Rabu (1/3) dilakukan penyerahan ruang adiministerasi Kepala Wilker Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) oleh Ermansyah Saragih selaku Airport Operation &Service Manager kepada Kepala KKP Medan dr. Jefri H. Sitorus,MKes.
Dengan adanya tambahan ruangan ini, berarti sudah ada 5 ruangan KKP di kedatangan internasional Bandara Kualanamu terletak di Lt.1 atl, ruang administrasi, ruang tindakan emergensi, ruang jaga petugas, ruang karantina dan ruang isolasi.
Sementara itu di lt.2 juga terdapat ruang klinik dekat kounter check-in serta ruang klinik pengawasan keberangkatan internasional.
Kepala KKP Medan dr. Jefri H Sitorus M.Kes menyampaikan dalam waktu dekat akan meningkatkan kemampuan aviation security (avsec) dalam pertolongan pertama terhadap kasus emergensi sebelum ditangani lebih lanjut oleh petugas KKP.
Hal ini disambut baik pihak pengelola Bandara Kualanamu dalam hal ini diwakili Ermansyah Saragih. Selama ini memang diakui Ermansyah Saragih, keberanian petugas avsec dalam penanganan kasus emergensi masih belum maksimal, walau sudah pernah dilatih. “Jadi harus ditingkatkan lagi,” katanya.(a13/B)

Ermansyah Saragih selaku Airport Operation &Service Manager PT Angkasa Pura Aviasi bersalaman kepada Kepala KKP Medan dr Jefri H Sitorus,MKes didampingi dr Ninyoman Rina Ayu Puji Astuti, usai penyerahan ruang adiministerasi Kepala Wilker Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP). Waspada/Irianto

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement