Breaking News
Memuat breaking news...

Ruman Aceh Gelar Family Gathering Di Pantai Pasir Putih

Redaksi
Redaksi
Senin, 7 Maret 2022 - 2.39 PM WIB
W
Waspada
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BANDA ACEH (Waspada): Keluarga Besar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Rumah Baca Aneuk Nanggroe (Ruman) Aceh menggelar family gathering (pertemuan keluarga) sekaligus rekreasi ke pantai pasir putih di Krueng Raya, Aceh Besar.


Ketua PKBM Ruman Aceh, Rizky Sopya, S.Pd., mengungkapkan di sekretariatnya yang berada di Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh, Senin (7/3), usai menggelar family gathering tersebut.


“Kita lakukan ini untuk menyegarkan suasana dan lebih mengeratkan kebersamaan sebagai keluarga, bukan atasan dengan bawahan. Ruman Aceh akan genap berkhidmah sembilan tahun pada 8 April mendatang,” ujar Rizky.


Kebersamaan itu, sebut Rizky, menghimpun para guru TK (Taman Kanak-Kanak), tutor program pendidikan kesetaraan atau paket beserta relawan lama dan baru TBM (Taman Bacaan Masyarakat) Ruman Aceh.


Kata Rizky, kegiatan tersebut diawali dengan pengenalan senam PAUD HI (pendidikan anak usia dini holistik integratif) yang dipandu oleh Kepala TK Ruman Aceh, Fitri Mukirah, S.Pd. Lalu, dilanjutkan dengan tiga macam permainan bersifat kolektif.


“Setiap permainan tersebut memiliki makna dan hikmah yang dalam perihal merawat kebersamaan. Ada proses komunikasi, delegasi, negosiasi dan aksi untuk meraih tujuan bersama,” imbuh Rizky tersenyum.


Sementara itu, Pendiri sekaligus Pembina Ruman Aceh, Ahmad Arif menuturkan bahwa pihaknya senantiasa mengedepankan positive thinking atau husnuzan kepada siapa saja. Hal itulah yang hendak diimbaskan kepada relawan baru.


“Khidmah Ruman Aceh memang dijalankan secara penuh kekeluargaan, namun senantiasa tegas dalam hal bersifat prinsip. Siapa saja boleh bergabung, berbagai atau berkontribusi, asalkan tidak ada udang di balik batu,” ungkap Arif sembari berkelakar.


Belum lama ini, kata Arif, pihaknya merekrut delapan orang relawan baru untuk program pustaka. Namun, tidak berselang lama, dua di antara mereka dikeluarkan karena tidak memenuhi kriteria yang diharapkan.


“Terima kasih banyak kepada donatur tetap TK Ruman Aceh yang diprioritaskan bagi anak-anak fakir miskin dan keluarga rentan. Terima kasih pula kepada semua sahabat yang terus membersamai. Semoga menjadi zad (bekal) terbaik kita kelak di sana,” pungkas Arif. (b02)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement