Breaking News
Memuat breaking news...

Safari Ramadan Jadi Refleksi Pacu Diri Berbuat Baik

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 30 Maret 2024 - 2.55 PM WIB
Safari Ramadan Jadi Refleksi Pacu Diri Berbuat Baik
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Medan (Waspada): Safari Ramadan yang digelar Pemko Medan harus menjadi refleksi untuk terus memacu diri berbuat kebaikan.

Demikian disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Sosial Khoiruddin Rangkuti pada Safari Ramadan Pemko Medan 1445 H/2024 di Masjid Al-Jihad, Jalan Mangaan I, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kamis (28/3) sore.

Dalam kegiatan yang dihadiri penceramah ustaz Prof. K.H. Amiruddin MS, Ketua BKM Al Jihad Khairul Aman, perangkat daerah lingkungan Pemko Medan, Camat Medan Deli Indra Utama, masyarakat, anak yatim piatu itu, Khoiruddin mengungkap harapan Safari Ramadan ini membawa kebaikan sekaligus keberkahan bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Khoiruddin mengetengahkan program Masjid Mandiri. Dia menyebutkan, sampai kini Pemko Medan terus menjalankan program ini.

“Program ini merupakan salah satu upaya kita dalam menciptakan kemakmuran masjid dan masyarakat,” ungkapnya.

Pemko Medan, sebutnya, terus mendukung program masjid mandiri. Dalam kesempatan-kesempatan lalu, lanjutnya, Pemko Medan memberikan berbagai bantuan dan dukungan untuk kemakmuran masjid di Kota ini.

“Mudah-mudahan praktik kebaikan ini bisa teraplikasikan secara menyeluruh di setiap sudut masjid di Kota Medan,” harapnya.

Saat itu, atas nama Pemko Medan Khoiruddin menyalurkan bantuan renovasi rumah ibadah sebesar Rp50 juta kepada Badan Kemakmuran Masjid Al-Jihad. Selain itu, dia juga menyerahkan bantuan paket Ramadan senilai Rp10 juta, 1 set tenis meja, buku beserta rak buku, dan bantuan budi daya ikan dalam ember serta bibit cabe.

Dalam acara yang ditandai dengan Salat Magrib berjamaah dan buka bersama itu Kadis Sosial juga menyerahkan bingkisan kepada anak yatim piatu yang bermukim di wilayah tersebut. (Rel)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement