Breaking News
Memuat breaking news...

Saibun Terkapar Ditabrak Bus Almasar

Redaksi
Redaksi
Senin, 31 Oktober 2022 - 9.47 PM WIB
Saibun Terkapar Ditabrak Bus Almasar
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Seorang pengendara sepeda motor terkapar ditabrak bus pengantar penumpang Almasar di Jl. Mandala By Pass Medan.

Akibatnya Saibun ,39, warga Jl. Pukat Banting I/Jl. Rahayu) mengalami luka memar cukup serius dibagian dada dan pergelanggang lutut kanan.

Sedangkan sopir bus yang katanya bermarga Tobing tidak mau bertanggung jawab dan bergegas meninggalkan lokasi kejadian.

Saibun kepada wartawan, Senin (31/10) menceritakan tabrakan bermula saat dirinya mau berangkat kerja, Jumat (28/10) sekira
pukul 09.00 Wib dengan mengendarai Revo BK 6689 AKK.

"Begitu keluar dari Jlm Rahayu, saya belok kiri dan mau mengarah ke perlintasan kereta api namun saat bersama bus Colt Diesel 110 PS BK 7525 UA melaju dari arah belakang langsung menabrak bagian belakang sepeda motor," ujarnya.

Karena hantaman bus itu cukup keras korban tercampak dan terhempas ke pembatas jalan sedangkan sepedamotor korban ringsek.

Sementara itu, sopir pergi meninggalkan korban yang masih meringgis kesakitan. Warga yang melihat kejadian itu mencoba memberikan pertolongan seadanya.

Karena lokasi kecelakaan tidak jauh dari rumah korban, keluarga korban datang dan membawa pria lajang ini berobat ke RS Methodis Jl..Thamrin.

Kanit Lantas Polsek Percut Seituan Iptu Bakri saat ditemui Senin (31/10) membenarkan ada kecelakaan lalu lintas antara bus dan sepeda motor di Jl. Mandala By Pase.

"Ya, benar ada kecelakaan bus dengan sepeda motor. Tapi kita belum tau kronologis kejadian. Kalau korban sudah membuat laporan akan kita tindaklanjuti," janji kanit. (m27)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement