Breaking News
Memuat breaking news...

Salwan Momika, Pembakar Alquran Tewas Ditembak Di Swedia

Redaksi
Redaksi
Jumat, 31 Januari 2025 - 12.55 AM WIB
Salwan Momika, Pembakar Alquran Tewas Ditembak Di Swedia
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada): Pelaku pembakar Al Quran asal Irak, Salwan Momika, dikabarkan tewas usai ditembak di Sodertalje, Swedia, Rabu (29/1).

Kabar itu dilaporkan pada Kamis (30/1) dan sudah dikonfirmasi polisi sehari sebelumnya.

Dilansir dari AFP, Salwan Momika tewas dalam insiden penembakan di Sodertalje. Itu merupakan wilayah tempat tinggal Momika, yang saat ini sedang menjalani proses peradilan.

Menurut polisi, ada penembakan yang terjadi di dalam ruangan di hari itu. Ketika petugas polisi tiba di lokasi peristiwa, mereka menemukan seorang pria, yang diduga Momika, sudah dalam kondisi tertembak. Mereka pun segera melarikan pria tersebut ke rumah sakit.

Tak lama setelah itu, polisi menginformasikan bahwa pria tersebut tewas. Penyelidikan atas pembunuhan pun langsung diluncurkan.

Menurut sejumlah media, pria tersebut merupakan Salwan Momika.

Salwan Momika adalah pria Kristen berkebangsaan Irak yang kerap melakukan protes terkait Islam. Ia bahkan membakar Al Quran dalam aksinya di depan Central Mosque Stockholm dua tahun lalu.

Pada Agustus, Momika dan rekannya Salwan Najem didakwa atas penghasutan terhadap kelompok etnis di empat kesempatan selama musim panas 2023.

Berdasarkan surat dakwaan, ia dan Najem didakwa karena melecehkan Al Quran, membakar kitab suci umat Islam tersebut, dan membuat komentar yang menghina soal Muslim.

Pengadilan Stockholm dijadwalkan memutuskan apakah Salwan Momika bersalah atas dakwaan tersebut pada Kamis ini. Namun, putusan ditunda sampai 3 Februari "lantaran Momika tewas".

Hubungan antara Swedia dan sejumlah negara Timur Tengah menegang imbas aksi-aksi penistaan Islam yang dilakukan Momika.

Pada Agustus 2023, badan intelijen Swedia sampai menaikkan level ancaman ke tingkat empat dari lima karena potensi serangan terhadap warga negaranya gegara kelakukan Momika.

Pemerintah Swedia telah mengecam aksi Momika sambil menekankan bahwa pihaknya melindungi kebebasan berpendapat.(cnni)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement