Breaking News
Memuat breaking news...

Satu Jamaah Haji Asal Sabang Meninggal Dunia Di Makkah

Redaksi
Redaksi
Kamis, 6 Juni 2024 - 11.32 AM WIB
Satu Jamaah Haji Asal Sabang Meninggal Dunia Di Makkah
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BANDA ACEH (Waspada): Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji'un. Seorang jamaah haji asal Kota Sabang, Ruhamah binti Hasan Amin, usia 84 tahun, meninggal dunia di Makkah, Rabu (05/06/24) pukul 20.55 Waktu Arab Saudi (WAS).

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) Embarkasi Aceh, Drs H Azhari MSi mengatakan bahwa Ruhamah adalah jamaah kelompok terbang (kloter) BTJ-01. Jamaah asal Ujong Kareng Kota Sabang tersebut meninggal dunia di Rumah Sakit King Faisal, Makkah.

Menurut sertifikat kematian (CoD) yang dilkeluarkan Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, Ruhamah didiagnosa mengalami syok kardiogenik (cardiogenic shock), acute coronary syndrome, cronic heart failure, cardiomegaly dan senility.

Azhari juga mengatakan pihak maktab sudah melakukan proses fardu kifayah dan pengurusan jenazah.

"Almarhumah sudah dimakamkan di Makbarah Syuhada Syarair. Kita doakan semoga almarhumah diampuni segala dosanya dan ditempatkan di sisi Allah Swt," ujar Azhari.

Pemerintah Indonesia, kata Azhari, memfasilitasi badal haji bagi jamaah yang berhak, seperti, jamaah haji yang meninggal dunia sebelum puncak haji dan mereka yang dirawat karena sakit.

Secara regulasi, ada tiga kelompok jamaah haji Indonesia yang bisa dibadalhajikan melalui program pemerintah.

Pertama, jamaah yang meninggal dunia di asrama haji embarkasi atau embarkasi antara, saat dalam perjalanan keberangkatan ke Arab Saudi, atau di Arab Saudi sebelum wukuf di Arafah. Kedua, jamaah yang sakit dan tidak dapat disafariwukufkan dan ketiga, jamaah yang mengalami demensia.(b02)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement