Breaking News
Memuat breaking news...

Sensasi Rasa Oriental Sambut Imlek Di Hotel GranDhika Setiabudi Medan

Redaksi
Redaksi
Kamis, 16 Januari 2025 - 8.44 PM WIB
Sensasi Rasa Oriental Sambut Imlek Di Hotel GranDhika Setiabudi Medan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada): Menyambut Hari Raya Imlek, Hotel GranDhika Setiabudi Medan menghadirkan sensasi rasa oriental melalui beragam pilihan menu spesial yang dirancang untuk memanjakan lidah para tamu. Hotel berbintang empat yang dikelola oleh Hotel GranDhika Indonesia di bawah PT. Adhi Commuter Properti Tbk ini menawarkan sajian istimewa mulai dari IDR 48.000 nett per porsi.

Beragam menu oriental seperti Andaliman Oriental, Fried Prawn Cakwe, Mandarin Orange Cake, dan Mixed Dimsum tersedia untuk dinikmati, lengkap dengan minuman spesial Sparkling Lemon Gojiberry.

"Kami menyajikan menu spesial dengan citarasa yang enak dan dapat diterima oleh semua tamu kami," ungkap Chef Wira, Executive Chef Hotel GranDhika Setiabudi Medan, Kamis (16/1).

Selain menyuguhkan hidangan khas oriental, hotel yang berlokasi strategis ini menjadi pilihan ideal untuk staycation dan melangsungkan berbagai kegiatan.

Hotel GranDhika Setiabudi Medan tidak hanya menawarkan kamar yang nyaman, tetapi juga fasilitas restoran yang menyajikan berbagai hidangan Asia hingga internasional, tersedia mulai dari sarapan pagi hingga makan malam.

Bagi tamu yang ingin menginap, Hotel GranDhika memberikan penawaran spesial dengan harga mulai dari IDR 588.000 nett per malam, termasuk sarapan untuk dua orang. Promo ini berlaku hingga 31 Januari 2025.

Dengan suasana nyaman dan sajian istimewa, Hotel GranDhika Setiabudi Medan menjadi destinasi yang tepat untuk merayakan Hari Raya Imlek bersama keluarga dan orang terdekat. (Cbud)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement