Breaking News
Memuat breaking news...

Seorang Pemuda Ditemukan Tewas Di Kebun Warga

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 25 Februari 2023 - 2.53 PM WIB
Seorang Pemuda Ditemukan Tewas Di Kebun Warga
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LANGSA (Waspada): Seorang pemuda yang belum diketahui identitasnya tewas diduga akibat berkelahi dengan seorang kakek di sebuah perkebunan di Dusun Pendidikan, Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Sabtu (25/2).

Menurut informasi yang berhasil wartawan kumpulkan di lapangan, pemuda yang berambut panjang, bertubuh ramping serta berkulit hitam tersebut sebelum meninggal, terlibat perkelahian di tempat lain.

Entah mengapa tiba-tiba, korban menuju ke sebuah perkebunan persisnya di sebelah jalan elak yang baru dibuat. Setibanya di situ korban bertemu dengan seorang kakek yang sedang meratakan tanah di lahan kebunnya.

Saat itu tiba-tiba kakek tersebut diserang oleh si korban hingga mengalami pendarahan di bagian kepala dan kini dirawat di RSCM Langsa untuk mendapatkan perawatan.

Sedangkan si kakek (belum diketahui namanya---red) dibantu oleh rekannya yang lain membantu melerai perkelahian tersebut, namun entah bagaimana korban dengan kaki terikat menghembuskan nafas terakhirnya.

Sementara Kasatreskrim Polres Langsa, Iptu Imam Aziz Rachman S.T.K, didampingi Kapolsek Langsa Barat, Iptu Hufizah Fahmi SH, yang dikonfirmasi di lokasi menyatakan hingga saat ini kejadiannya belum bisa disimpulkan.

"Benar ada ditemukan mayat, namun belum tahu persis kejadiannya dan belum kita simpulkan begitu juga dengan identitas korban," tandas Imam. (crp)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement